Ruang Kelas Tergenang Banjir, SDN Medangasem IV Pertimbangkan KBM Daring

KARAWANG, Spirit – Aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) di SDN Medangasem IV, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, masih tetap berlangsung meski sejumlah ruang kelas tergenang banjir.

Genangan air tersebut dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak 11 Januari 2026 sampai saat ini. Hingga Senin (19/1/2026), hujan masih terus turun dan belum dapat dipastikan kapan air akan sepenuhnya surut.

Sekolah yang memang dikenal rawan banjir itu kembali terdampak genangan dengan ketinggian cukup signifikan hingga masuk ke ruang-ruang kelas. Selain curah hujan yang tinggi, kondisi tersebut juga diperparah oleh tidak tersedianya saluran pembuangan air yang memadai di lingkungan sekolah.

Kepala SDN Medangasem IV, Teti, mengatakan pihak sekolah tengah mempertimbangkan penerapan pembelajaran secara daring apabila hujan masih terus mengguyur dalam beberapa hari ke depan. Kebijakan tersebut diambil demi menjaga kesehatan dan keselamatan para siswa.

“Kalau hujan masih terus turun, KBM kemungkinan akan kami lakukan secara daring untuk sementara. Kami khawatir anak-anak bukannya belajar dengan nyaman, malah bermain air dan berisiko sakit,” ujarnya kepada awak media, Senin (19/1/26).

Namun demikian, Teti menegaskan bahwa keputusan tersebut akan tetap dikoordinasikan dengan pihak Koordinator Wilayah (Korwil) dan pengawas pendidikan di Kecamatan Jayakerta, sesuai dengan arahan kebijakan yang berlaku.

Meski kondisi sekolah terdampak banjir, aktivitas siswa masih tetap berjalan, meskipun hanya sebatas datang untuk melakukan absensi. Pasalnya, genangan air belum mencapai ketinggian sepinggang orang dewasa.

“Ketinggian air saat ini sekitar 30 sentimeter dan sudah masuk ke beberapa ruang kelas,” jelasnya.

Ia menambahkan, apabila kondisi sudah memungkinkan dan ruang kelas kembali dapat digunakan, pihak sekolah akan segera menginformasikan kepada dewan guru serta paguyuban kelas.

“Kalau sudah aman dan kelas bisa dipakai kembali, tentu akan kami sampaikan kepada para guru dan orang tua siswa,” pungkasnya. (ist/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *