KARAWANG, Spirit – Sejumlah mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor dilibatkan dalam Pilot Project Nasional, Demfarm Korporasi dari kementerian Pertanian RI, di Kecamatan Jayakerta Kabupaten Karawang, sebagai pendamping petani. Hal tersebut diutarakan koordinator mahasiswa Polbangtan Bogor, Fakhri kepada Spirit Jawa Barat, Rabu (27/11/2019).
“Program yang di kelola oleh Balai Pasca Panen, mulai dari regulasi hingga kelembagaannya. Sementara kita langsung menyentuh ke petani sebagai pemberdayaan masyarakat dengan mengarahkan para petani agar sesuai dengan standar-standar yangbtrlah ditentukan dalam implementasi program Demfarm ini,” jelasnya.
Lebih lanjut Fakhri mengatakan, sampai dengan saat ini telah ada dua gelombang mahasiswa Polbangtan yang diturunkan langsung ke Kabupaten Karawang. Gelombang pertama dengan masa pendampingan selama 2 bulan, 4 orang mahasiswa untuk pertanian dan 4 orang lainnya untuk peternakan.
“Kita gelombang kedua, 25 orang mahasiswa yang disebar di 5 desa antara lain, Desa Jayakerta, Jayamakmur, Medangasem, Ciptamarga dan Desa Kampungsawah sebagai pendamping pertanian dan 20 orang mahasiswa sebagai pendamping peternakan yang ada di 2 desa,” paparnya.
Selama 3 bulan, lanjutnya, semenjak bulan Oktober sampai dengan bulan Desember mahasiswa Polbangtan Bogor berada di Kabupaten Karawang. Dengan tujuan akhir koorporasi Karawang ini, adalah kesejahteraan para petani yang juga harapan dari Kementan RI.
“Karena koorporasi ini adalah satu sistem atau terobosan dan juga solusi dari segala permasalahan petani selama ini, dari harga hasil panen yang fluktuatif dan cengkraman para tengkulak yang menjerat para petani dan juga dalam rangka memotong rantai pasar yang panjang. Dari hulu ke hilir, dari proses penanaman sampai dengan pemasaran,” pungkasnya. (dar)