KARAWANG, Spirit

Sedikitnya 200 ribu anak usia di bawah lima tahun (Balita) akan imunisasi secara serentak mulai 8 Maret hingga 15 Maret dalam rangka Pekan Imunisasi Nasional (PIN) tahun 2016. Untuk mensukseskan kegiatan ini Pemkab Karawang menyiapkan 2.300 pos yang berada di 309 desa/Kelurahan yang ada di Karawang.

“Kegiatan imunisasi ini memang agenda nasional yang harus kita sukseskan, makanya kami sudah mempersiapkan sejak jauh hari. Sebanyak 6.900 kader dan 1.361 vasinator sudah kita siapkan untuk  melaksanakan kegiatan ini,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Karawang, Nurdin Hidayat, Jumat (4/3).

Menurut Nurdin, pelaksanaan imunisasi serentak dimulai 8 Maret hingga 15  Maret yang akan dibuka langsung oleh Bupati Karawang, Cellica Nurachadiana. Rencananya pencanangan PIN ini  dimulai dari kantor Kecamatan Karawang Timur oleh Cellica. Selanjutnya seluruh Pos PIN yang ada di 309 desa di 30 Kecamatan melaksanakan secara serentak. “Pembukaannya nanti oleh bupati langsung dari kantor Kecamatan Karawang Timur selanjutnya seluruh wilayah di Karawang melaksanakan PIN secara serentak,” katanya.
Nurdin mengaku sudah menyiapkan kegiatan Pekan Imunisasi Nasional di Karawang sejak jauh hari. Pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 2.300 pos imunisasi beserta ribuan petugas kesehatan. Setiap satu pos  imunisasi nantinya akan ada tiga petugas, ditambah tim monitoring dari Puskesmas setiap kecamatan. Selain itu, kegiatan imunisasi ini juga juga bisa dilakukan di Puskesmas, Posyandu, dan rumah sakit.

“Kita akan memberikan informasi kepada masyarakat tempat terdekat pelaksanaan PIN di tempat mereka tinggal sehingga tidak  perlu bingung lagi,” katanya.
Menurut Nurdin, selain mengerahkan 6.900 kader serta 1.361 vaksinator, pihaknya juga menurunkan sebanyak 752 supervisor untuk mengawasi pelaksanaan PIN di Karawang.  Sesuai dengan pendataan yang telah dilakukan, target balita yang akan diimunisasi di berbagai wilayah sekitar Karawang pada PIN tahun ini mencapai sekitar 200 ribu anak balita.

“Jumlah Balita yang akan di imunisasi cukup banyak makanya kita juga mengerahkan petugas kesehatan mencapai ribuan orang mulai dari tingkat RT, RW, Desa hingga Kabupaten,” katanya.

Nurdin menghimbau agar masyarakat yang memiliki balita bersiap-siap untuk diimunisasi, dengan mendatangi puskesmas, pos kesehatan, posyandu, atau rumah sakit. Bagi masyarakat yang masih bingung dengan kegiatan PIN ini bisa mendatangi puskesmas terdekat untuk meminta informasi. “Pokonya orang tua yang memiliki anak balita di wajibkan untuk mengikuti PIN karena kegiatan ini penting untuk pencegahan penyakit terhadap anak. Jika kurang jelas masyarakat bisa mendatangi  Puskesmas terdekat untuk mendapatkan informasi,” katanya. (fat)