Wagub: Perbaiki Sistem untuk Kesejahteraan Petani

KARAWANG, Spirit – Kesejahteraan petani menjadi perhatian serius dari Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar saat peringatan Hari Krida Provinsi Jawa Barat ke 44 di Kampung Budaya, Karawang, Kamis (2/6)
“Hasil pertanian kita melimpah, jadi daerah penghasil padi terbanyak di Indonesia. Tapi kenapa para petani belum merasakan kesejahteraan? Sekarang Indramayu menjadi penghasil padi paling banyak, terakhir menghasilkan 1,4 juta ton. Tapi Indramayu juga yang membutuhkan raskin paling banyak di Jawabarat. Ini ada apa,” ujar Deddy dengan heran.
Bukan hanya hasil pertanian yang melimpah. Deddy pun mempertanyakan kontradiksi yang sama terkait dengan hasil kelautan. Pasalnya, setali tiga uang dengan pertanian, kekayaan laut yang melimpah secara kuantitas, ternyata masih tidak mampu meningkatkan kualitas kesejahteraan nelayan dan petani penggarap.
“Ini bukan saatnya saling menyalahkan. Tapi, mari kita introspeksi diri kita. Kita perbaiki sistem yang selama ini tidak kunjung mengangkat kesejahteraan petani dan nelayan,” katanya.
Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Provinsi Jawa Barat , Nety Prasetiyani Heryawan, mengatakan, peringatan hari Krida harus menjadi momentum semua masyarakat untuk selalu bersyukur atas segala yang telah diberikan oleh sang pencipta yang berwujudkan sumber daya alam yang melimpah.
“Ini adalah moment kita untuk bersyukur, atas segala yang telah diberikan Tuhan kepada kita,” katanya.
Sementara itu Bupati Karawang, Cellica Nurachdianna, mengatakan dalam peringtaan hari Krida tersebut, diharapkan semua elemen masyarakat bukan hanya fokus untuk mengamankan ketersediaan pangan saja, tapi juga bisa menjaga alam tempat dimana segala kebutuhan pangan bisa dihasilkan.
“Bukan hanya bagaimana menjaga pangan tetap tersedia, tapi bagaimana kita menjaga alam, agar pangan tetap terjaga,” katanya. (mhs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *