KARAWANG, Spirit
Truk trailer pengangkut pilar beton terjebak akibat muatan tak seimbang dengan badan jalan saat nekat berputar arah di jalan Raya Kosambi, Kecamatan Klari, Karawang, Kamis (11/2).Akibatnya, arus lalu lintas dari arah Cikampek menuju Karawang tersendat lantaran posisi beton melintang menghalangi jalan.
Saksi, Muhammad Arif (33) mengatakan, sejumlah kendaraan yang melintas pasar Kosambi menuju Karawang macet total hingga 10 jam sejak Rabu (10/2) pukul 23.00 WIB hingga Kamis (11/2) pukul 10.00 WIB. Kemacetan diakibatkan pilar beton PT Waskita yang diangkut truk khusus terjebak karena memaksa berputar arah.
“Semalam mobil truk ini ingin berbelok ke arah Karawang, tapi saat akan belok bagian belakang truk tidak dapat mengkontrol keseimbangan dengan baik, truk hampir saja terguling, bagian belakang truk sudah terangkat setengah, untungnya tidak sampai menimpa warung di pinggirnya,”ucapnya.
Akibatnya, sejumlah kendaraan yang melaju dari arah Cikampek menuju Karawang harus rela tertahan kemacetan panjang, sejak daerah Purwasari. Pasalnya, badan truk beserta pilar beton menutupi jalan utama sehingga tak ada celah untuk dilintasi.
“ Bagian depan truk menutupi jalan utama dari arah Cikampek kang, untungnya akses dari arah Karawang dan Kosambi tidak tertutup. Jadi tidak macet total, “tuturnya.
Truk pengangkut beton ini di sinyalir berasal dari PT Waskita daerah Kosambi, yang kerap mengangkat beton dan alat berat lainya untuk kebutuhan pabrik. “Kemungkinan truk ini berasal dari PT Waskita kang, biasanya setiap pengantaran barang seperti ini polisi pasti mengawal,” ucapnya.
Sayangnya Kapolsek Klari saat ingin di konfirmasi tidak ada di tempat. Evakuasi dilakukan cukup lama dengan mendatangkan alat berat untuk melakukan pembongkaran muatan beton sampai pengondisian lalu lintas.
“Pagi pembongkaran muatan langsung dilakukan meskipun agak lama, sampai kisaran jam 09.30 muatan beton tersebut sudah bisa di bawa pergi dan kemacetanpun sudah dapat di urai,” pungkasnya. (Cr4)
Keterangan Foto: Kemacetan panjang terjadi akibat posisi truk pengangkut pilar beton melintang di tengah jalan raya Kosambi
