KARAWANG, Spirit
Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, Teddy Rusfendi Sutisna menghadiri sekaligus membuka kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengelola Pendidikan Non Formal yang diselenggarakan oleh Bagian YANSOS Setda Kabupaten Karawang, yang bertempat di Laboratorium SPMA Karawang, Rabu (14/6).
Turut hadir dalam acara tersebut Kabag Yansos, Matin Abdul Rajak, Kasubdit Kelembagaan dan Kemitraan PAUD, Moh. Nuch. Rahardjo, perwakilan dari guru-guru TK dan PAUD se- Kabupaten Karawang.
Dalam sambutannya Sekda teddy Rusfendi menghimbau dan menekankan pentingnya pendidikan karakter bagi anak didik. Hal itu dimaksudkan untuk menciptakan anak didik yang berbudi pekerti luhur, tidak terjerumus kepada pergaulan bebas dan hal-hal yang negatif lainnya. Mengingat saat ini, kata Teddy, situasi kehidupan sudah jauh dari budi pekerti.
“Kondisi keluarga yang sudah banyak berkurang perannya dalam mendidik anak-anak sehingga anak-anak melupakan tata krama dan budi pekerti. Maka Bapakdan Ibu guru harus mengambil peran dari tugas tersebut agar menciptakan bagaimana Indonesia ini menjadi lebih menanamkan budi pekerti yang sesuai dengan jati diri bangsa Indonesia,” tandas Teddy Rusfendi.
Lebih lanjut Teddy menekankan adanya 9 (sembilan) Pilar Karakter yang harus diterapkan oleh para pendidik dan pengelola pendidikan. Kesembilan pilar itu yakni; cinta Tuhan dengan segenap cinta mahluknya, kemandirian dan bertanggung jawab, kejujuran atau amalan yang diplomatis, hormat dan santun, dermawan serta suka menolong dan gotong royong bersama, percaya diri dan kerja keras, kepemimpinan dan keadilan, baik dan berbakti melatih kedisiplinan karakter. “dan pilar terakhir adalah toleransi akan perdamaian,” tukasnya.
Di akhir sambutannya, Teddy mengucapkan banyak terima kasih para guru TK dan PAUD di Kabupaten Karawang yang telah mendarmabaktikan dirinya, mengabdi demi mencapai kemajuan bangsa.
Diketahui, Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengelola Pendidikan Non Formal ini dilaksanakan dalam dua hari untuk memberi motivasi para guru dalam memberikan pendidikan karakter serta budi pekerti kepada anak didik. (rls)
