KARAWANG, Spirit – Yayasan At-Thoriqun Nikmah Karawang resmi dilaunching di Hotel Grand Karawang Indah, Sabtu (4/7/2020). Yayasan yang memiliki filosofi ‘tulus hati berbakti-tulus hati berbagi’ ini memiliki komitmen untuk selalu membantu sesama salah satunya melalui program berbagi secara mandiri.



Dalam lauching yang dihadiri pembina yayasan, pengawas yayasan dan konsultan UMKM pusat, dilaksanakan juga pengangkatan sekaligus perkenalan 37 pengurus Yayasan At-Thoriqun Nikmah Karawang periode 2020-2025 di bawah komando ketua yayasan, Drs. Suhendar Yudamulya, M.Pd.

“Alhamdulillah, bersyukur hari ini kami semua sepakat untuk memulai mengelola yayasan yang kami dirikan bersama. Kami berharap apa yang dicita-citakan, apa yang dipikirkan bersama untuk kebaikan umat, bisa memberi jalan keberkahan bagi kita semua. Semoga kami bisa tetap komitmen untuk berbagi dan peduli kepada sesama sesuai visi dan misi yang dimiliki yayasan,” ujar Suhendar, usai acara launching, Sabtu (4/7/2020).


Dijelaskan Suhendar, sesuai nama yayasan yaitu At-Thoriqun Nikmah yang berarti jalan keberkahan, yayasan yang dipimpinnya memiliki konsep dasar meraih keberkahan hidup melalui penerapan syariat dasar dan kebaikan.

“Salah satu cara meraih keberkahan tersebut dengan menggerakan kegiatan santunan dan bantuan sebagai bentuk kepedulian dan kerohiman. Kami akan berusaha untuk bisa berbagi secara mandiri dalam artian apa yang kita berikan kepada orang lain merupakan hasil usaha dan kerja keras kami bersama,” ucapnya.

Pasalnya, tutur Suhendar, Yayasan At-Thoriqun Nikmah memiliki empat program pengabdian yang bisa mengantarkan seluruh pengurus untuk tetap konsisten berbagi secara mandiri. Yaitu program sosial ekonomi yang terdiri dari koperasi syariah, ekonomi mikro, jaringan kerjasama, dan layanan kesehatan.

Kemudian, program pendidikan yang meliputi bidang informatika dan komunikasi, pengembangan pendidikan dan SDM, serta lingkungan hidup, pariwisata dan agrobisnis. Program kemanusiaan seperti santunan dan tanggap darurat. Program keagamaan yaitu pemberdayaan kegiatan keagamaan dan penyelenggaraan umrah.

Untuk kegiatan program sosial ekonomi, lanjut Suhendar, nantinya Yayasan At-Thoriqun Nikmah akan mendirikan koperasi syariah, toserba (mart) sembako, layanan kesehatan, menjalin kerjasama dalam pemberdayaan umat, dan melakukan kerjasama bidang jasa.

Kegiatan program pendidikan seperti membentuk media publikasi yang bernuansa pendidikan dan keagamaan, memanfaatkan medsos untuk memberdayakan potensi yang ada bagi kebermanfaatan umat, menyelenggarakan pendidikan formal dan nonformal baik umum maupun keagamaan, menyelenggarakan kegiatan yang dapat membantu kesadaran terhadap lingkungan hidup, kebermanfaatan pariwisata dan pemberdayaan agrobisnis, serta melakukan penelitian di bidang pengetahuan.

Kegiatan kemanusiaan yang akan dilaksanakan yaitu menyelenggarakan santunan kepada anak yatim dan fuqoro-masakin, membantu masyarakat yang terdampak musibah bencana, menyelenggarakan bantuan kesehatan dan kematian bagi masyarakat yang memerlukan, menyalurkan zakat, infak dan sodaqoh sesuai yang disyariatkan, serta khitanan massal dan pengobatan gratis.

Sedangkan kegiatan keagamaan di antaranya membina dan menyelenggarakan kegiatan keagamaan melalui pengajian rutin, pengajian akbar dan kegaitan lainnya, menyelenggarakan pelayanan umrah bekerjasama dengan KBIH yang sudah mapan dan terakreditasi, mengadakan jumat berbagi berupa konsumsi, dan membantu para asatidz dan mesjid.

“Insyaallah semua itu akan kami realisasikan ke depan. Mudah-mudahan Allah memberikan petunjuk kepada kami untuk mengelola yayasan ini dengan sebaik mungkin agar apa yang kami cita-citakan bisa terwujud,” harapnya.

Pembina Yayasan At-Thoriqun Nikmah Karawang, H. Sopian, S.Pd.I., M.Si, mengaku bangga atas kekompakan dan kegigihan para pengurus untuk bisa mendirikan yayasan. Ia meminta seluruh pengurus tetap kompak dan solid agar Yayasan At-Thoriqun Nikmah bisa maju.

“Selamat atas berdirinya Yayasan At-Thoriqun Nikmah Karawang. Semoga kehadiran yayasan ini bisa terus memberikan manfaat kepada sesama sesuai visi misi dan tujuan yang dimiliki. Jaga kekompakan dan kebersamaan dengan baik, karena salah satu kunci sukses organisasi adalah adanya kerjasama yang baik seluruh pengurus,” ucapnya. (dea)