KARAWANG, Spirit

Untuk menyukseskan Program Pemagangan Nasional yang dicanangkan Presiden Joko Widodo pada 23 Desember 2016, Komite Vokasi dan Produktivitas Daerah Kabupaten Karawang, mulai melakukan sosialisasi pemagangan kepada perusahaan-perusahaan di kawasan industri di Kabupaten Karawang.

Sebagaimana sosisalisasi pemaganagn yang digelar di kawasan industri KIIC, yang diikuti sedikitnya 50 perusahaan, Senin (14/3). Sedangkan sosialisasi pemagangan di kawasan industri Surya Cipta diadakan pada Selasa (15/3) di Batiqa Hotel dan diikuti 52 perusahaan. Kegiatan sosialisasi pemagangan juga dilakukan di kawasan industri KIM pada hari ini (16/3) dan terakhir pada Kamis (17/3) di kawasan industri Indo Taisei (IT).

Sekretaris Komite Vokasi yang juga Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Karawang, Ahmad Suroto berharap perusahaan yang berada di seluruh kawasan industri di Kabupaten Karawang dapat menyukseskan program pemagangan.

Saat ini, menurut Suroto, terdapat sekitar 7000 orang yang siap magang di perusahaan-perusahaan. Dari jumlah itu, dia yakin ada sekitar 5000 orang yang terserap di perusahaan melalui program pemagangan.

Suroto juga mengatakan program pemagangan di perusahaan ini ditargetkan pada awal April 2017 sudah bisa dilaksanakan.

“Karena program pemagangan merupakan program pemerintah apalagi dicanangkan langsung oleh Presiden Joko Widodo, jadi saya yakin program ini akan dijalankan oleh perusahaan-perusahaan,” kata Suroto.

Sementara itu, Ketua Kadin setempat, Fadludin Damanhuri mengatakan, untuk merealisasikan program pemagangan di perusahaan, Komite Vokasi dan Produktivitas Daerah selain melakukan sosialisasi pemagangan ke perusahaan, Komite juga akan melakukan Training of Trainer (TOT) bagi para pendamping atau perwakilan perusahaan yang nantinya bertanggung terhadap program pemagangan di perusahaan. Kegiatan TOT ini rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 20 hingga 24 Maret 2017.

“Dalam kegiatan TOT nanti, para pendamping atau perwakilan perusahaan yang bertanggung jawab terhadap program pemagangan akan diberikan pengetahuan bagaimana menyiapkan, merencanakan, melaksanakan, dan menyelesaikan program pemagangan. Termasuk bagaimana membuat kurikulum dan silabus pemagangan,” jelas Fadludin.

Program pemagangan yang dilakukan di Kabupaten Karawang akan menjadi pilot project pemagangan nasional.

Jika program pemagangan di Karawang berhasil, maka program ini akan menjadi model yang diterapkan di daerah lainnya.

Komite Vokasi dan Produktivitas Daerah yang dibentuk di Kabupaten Karawang mencakup seluruh stakeholder yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, Kadin, Apindo, dan perusahaan.

Ketua Komite Vokasi adalah Wakil Bupati Ahmad “Jimmy” Zamakhsyari dan Bupati Karawang dr. Cellica Nurachadiana sebagai Pembina Komite Vokasi. (rls)