KARAWANG, Spirit – Satlantas Polres Karawang mulai melakukan penutupan u-turn atau akses  putar arah di sepanjang jalan arteri dari perbatasan Kabupaten Bekasi hingga Kabupaten Subang.



“Mulai tanggal 22 Mei 2019 kita melakukan penutupan u-turn. Bertahap  mulai hari 7 u-turn awal dah kami tutup. Kita targetkan penutupan u-turn ini sebelum tanggal 29 Mei 2019,” kata Kasatlantas Polres Karawang, AKP Bariu Bawana, Rabu (22/5/2019).

Bariu mengatakan, penutupan u-turn akan dilakukan dari Terminal Tanjungpura, daerah perbatasan dengan Kabupaten Bekasi hingga Kecamatan Jatisari, perbatasan Kabupaten Subang. Sejumlah u-turn itu ditutup menjadi biang penyumbatan arus lalu lintas.

“Seluruhnya ada 85 u-turn yang akan ditutup. Sedangkan yang kita buka dan gunakan putar balik, yakni sebanyak 7 u-turn,” kata Bariu.

Menurutnya, ada juga u-turn yang tidak ditutup di antaranya bunderan Kepuh, bunderan Charles, bunderan Masari, bunderan Pancawati, bunderan Dipo Pertamina, dan dua putar balik di Kecamatan Jatisari.

Penutupan u-turn tersebut dilakukan dengan memasang 117 buah water barrier, 310 buah cone, 40 railing, 3.720 buah tolo-tolo, 160 buah barrier beton, dan 30 buah rambu portable.

Berkaitan dengan penutupan tersebut, Bariu mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap mematuhi peraturan lalu lintas dan tidak membuka kembali u-turn yang sudah ditutup. Hal itu demi keselamatan dan kepentingan bersama selama arus mudik lebaran.

“Karena sangat berbahaya, baik dari masyarakat sekitar maupun pemudik yang melintas,” katanya.

Sebelumnya, Bariu sudah berkoordinasi dengan pemangku wilayah tempat u-turn berada. Sebab, tak jarang penutupan membuat penduduk sekitar agak kurang nyaman karena harus berjalan berputar.

“Saya sudah kordinasi juga dengan RT, RW, Kades, hingga camat. Sosialiasi sudah dilakukan supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Untuk kelancatan semua masyarakat kok,” ujarnya.(adi)