KARAWANG, Spirit – Ribuan wirausahawan mikro dan menengah asal Tiongkok akan berdatangan ke Karawang, hal tersebut dikatakan Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Karawang Acep Heri Gunawan, Senin (81/8). Acep meminta Pemkab segera buat Peraturan Bupati (Perbup) tentang PKL untuk menegasakan keberadaan Perda no 4 Tahun 2015 Tentang Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima.

Acep, yang mendapatkan informasi dari DPP APKLI mengatakan, ribuan wirausahawan mikro dan menengah asal Tiongkok tersebut, akan menyerbu 60 titik kota di Indonesia untu memulai membuka usaha, yang mana salah satunya adalah Kabupaten Karawang.

“Harus segera membuat Perbup. Agar jelas nantinya , terutama masalah zonasi yang diperuntukan untuk PKL,” katanya, Senin (8/1).

Acep menghimbau pemerintah Kabupaten Karawang  jangan menyepelekan hal tersebut, terlebih saat ini, dikala para wirausahan tulen asal Tiongkok belum berdatangan, masih banyak permasalah mengenai PKL yang belum diperhatikan secara intensif  dan diselesaikan oleh Pemkab Karawang.

“Saat ini seakan-akan para PKL itu berdagang  dihantui penertiban PKL, di sisi lain, terkadang petugas yang menertibkan juga bingun, karena teradang yang ditertibkan itu, diantaranya suka ada saudaranya,” katanya.

APKLI sendiri bersama Badan Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, Disperindagtamben, dan Distanhutbunak saat ini terus mensosialisasikan kepada para para PKL yang bernaung di APKLI agar memakai bahan makanan yang stereil untuk mmbuat jajanan-jajanan sehat bagi pembeli yang umumnya merupakan masyarakat kelas bawah. (mhs).