PKB Abstain Saat Pengesahan APBD Perubahan , Wakil Bupati Kecewa Tak Diajak Susun APBD Perubahan

 

KARAWANG, Spirit- Ketua DPC PKB yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Karawang, Ahmad ‘Jimmy’ Zamakhsari menjelaskan jika APBD Perubahan tidak pro rakyat menjadi alasan para legislator Fraksi PKB di DPRD Karawang  memilih abstain dalam rapat paripurna pengesahan APBD Perubahan pada Selasa (11/10) siang.

“Kami sayang kepada Ibu Bupati, kemudian kami juga sayang kepada masyarakat Karawang secara umum. Ajak bicara dong, Ketua Fraksi ajak bicara, bahkan kalau perlu Ketua Partai Politik ajak bicara untuk nyusun APBD, Kasarnya ini mau apa dulu yang diutamakan,” katanya kepada Wartawan.

Menurut Jimmy. PKB yang merupakan salah satu partai pengusung utama Cellica-Jimmy bukan alasan untuk menjadikan Fraksi APBD apatis terhadap tidak beresnya ploting-ploting anggran. Terlebih, ia sebagai Wakil Bupati Karawang juga merasa tidak pernah dilibatkan dalam penyusunan anggaran.

“Saya sudah ngomong saat brifing staff kepada Pak Sekda, juga kepada kepala Bappeda kenapa saya tidak diajak bicara saat nyusun APB, harusnya saya kan diajak bicara, setidaknya ada buah pemikiran saya disana,” katanya.

Menurut Jimmy apa yang dilakukan oleh Fraksi PDIP dan Grindra ditambah Partai Nasdem sudah menjadi keputusan yang tepat karena minimal Fraks—Fraksi tersebut ketika APBD Perubahan menuai protes dari masyarakat.  Fraksi yang memilih menolak dan abstain tidak dibebankan oleh tanggung jawab yang lebih.

“Jadi wajar mereka seperti itu, walaupun sekali lagi nggak ngaruh terhadap penerapan dan pelaksanaan APBD,”ujarnya.

Diketahui Selasa (11/10) siang rapat paripurna dengan salah satu agenda pengesahan APBD perubahan diwarnai Walk Out nya Fraksi PDI P, Fraksi Grindera, dan Partai Nasdem karena merasa APBD Perubahan tersebut tidak pro rakyat. Bahkan salah satu fraksi partai pengusung utama Cellica-Jimmy memilih abstain saat dimintai tanggapan terhadap APBD Perubahan saat sidang berlangsung.

“Setau saya Rapat Paripurna itu minimal harus dihadiri oleh 2/3 anggiota DPRD, kemarin itu kurang dari 2/3 harusnya sidangnya juga tidak sah,” kata Jimmy.(mhs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *