Pemagaran Puskesmas Tempuran Asal-asalan

TEMPURAN, Spirit – Proyek pembangunan pemagaran Puskesmas Tempuran yang terletak di Desa Pancakarya Kecamatan Tempuran bak pekerjaan siluman. Pasalnya, pekerjaan tersebut dikerjakan tanpa dipasang papan proyek sehingga tidak diketahui asal-usul dan besaran nilai perkerjaannya. Bahkan. Berdasarkan pantaun di lokasi, pekerjaan tersebut dikerjakan asal-asalan.

Seperti dikatakan Eman anggota Aliansi Wartawan Independen Indonesia (AWII) Karawang, pengerjaan proyek pemagaran Puskesmas Tempuran terkesan asal jadi. Banyak pekerjaan yang diduga tidak sesuai bestek, seperti besi sloof menggunakan ukuran 10 banci, tiang tidak menggunakan cakar ayam (foot plat), begitu pula pengecoran dilakukan secara manual serta takaran pasir, split dan semen asal-asalan.

“Kepada dinas yang membidangi pembangunan ini jangan terkesan diam,tutup mata dan telinga. Jangan hanya menunggu laporan saja, sebaiknya turun ke lapangan sehingga tahu apa yang terjadi di lokasi pekerjaan dan tidak saling menyalahkan,” katanya di lokasi proyek.

Eman mengaku dirinya sudah berulang kali ke lokasi untuk konfirmasi tentang pekerjaan dan kejelasan asal usul proyek. Namun, peleksana selalu tidak berada di tempat.

“Pernah dihubungi oleh rekan wartawan lewat hand phonenya. Malah ngomongnya kurang enak, mau diberitakan atau tidak, gak ada pengaruh. Itu mah urusan dinas,” katanya menambahkan.

Kepada awak media mandor pekerja, Dedi menjelaskan, pembangunan pemagaran puskesmas ini sudah berjalan selama satu bulan. Diakuinya, papan proyek pemagaran puskesmas tersebut tidak ada dan pekerjaan tersebut memang seperti itu sebagaimana yang diintruksikan oleh pemborong.

“Besar anggaran dan sumber bantuan sama sekali kami tidak tahu. Kami hanya kuli, pemborong namanya Pak Oya orang Karawang. Bilangnya sekarang mau datang ke lokasi,” katanya.

Ketika diwawancarai awak media Oya mengatakan,dirinya mengaku sedang rapat dan tidak bisa diganggu.

“Saya sedang rapat. Apa wartawan tanya-tanya paling juga mau minta duit ha ha ha,” kata Oya melalui sambungan selulernya. (wan)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *