PURWAKARTA, Spirit – Pemkab Purwakarta akan mendata masyarakat pecandu minum keras (miras) untuk  membantu mereka agar bisa lepas dari minuman berakohol tersebut.

 

“Dari segi kesehatan banyak yang penyakit yang didapatkan jika terlalu banyak mengkonsumsi minuman berakohol,” ujar Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi kepada awak media belum lama ini.

 

Dedi juga menjelaskan, penggunaan alkohol yang berlebihan selain akan memberikan banyak efek negatif, bagi kesehatan juga dapat menjadikan tindak kriminal seperti orang menjadi mudah tersinggung dan perhatian terhadap lingkungan terganggu, juga dapat berakibat mengalami gangguan koordinasi motorik, serta menimbulkan kerusakan pada jaringan otak. Orang yang mengalami gangguan koordinasi motorik dapat melakukan apa saja tanpa sadar.

 

“Selain mempengaruhi kesehatan, alkohol juga menjadi salah satu faktor terjadinya kriminalitas,” katanya.

 

Setelah didata para pecandu miras akan direhabitasi di panti rehabilitasi Cireog dengan semua pembiayaan selama disana ditanggung oleh pemerintah.Selain itu Bupati Purwakarta yang lebih akrab di sapa Kang Dedi ini jugaakan mendata para waria dan pekerja seks komersial (PSK) yang selama ini sering dikucilkan masyarakat.

 

“Nanti melalui dinas terkait, para waria dan PSK akan dilatih untuk mendapatkan keterampilan yang tentunya bisa menghasilkan uang,” ujar Dedi.

 

Ia menjelaskan, keterampilan yang akan diberikan antara lain seperti membuat berbagai kerajinan yang tentunya bisa dijual dan menghasilkan uang.”Ini sudah menjadi tugas Pemerintah agar masyarakat bisa hidup lebih sehat dan mendapatkan kehidupan yang lebih baik.” (riz)