CILAMAYA WETAN, Spirit – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Anggrek yang ada di Kampung Pasar Dua Desa Cilamaya Kecamatan Cilamaya Wetan memberikan porsi pengajaran anak didiknya pada aspek akhlak dan budi pekerti yang mulia. Pasalnya, pendidikan moral keagamaan berbasis keislaman harus ditanamkan sejak anak usia dini dalam membentuk karakter yang baik untuk menyongsong masa depan.
Kepala PAUD Anggrek, Nanang Muhajiri mengatakan, semua siswa disekolahnya tiap hari mendapatkan pembelajaran membaca dan menulis Al-Quran, menghafal surat pendek, fikih, akidah dan lainnya.
“Materi pembelajaran disesuaikan dengan tingkatan usia. Karena setiap anak tentunya memiliki kemampuan yang berbeda. Yang jelas sekolahnya mengikuti standar kurikulum yang berlaku. Bahkan anak didik diajarkan praktek wudhu dan shalat,” katanya, Rabu (18/5).
Menurutnya, pembelajaran yang diberikan diharapkan dapat dirasakan langsung oleh setiap anak didik.
Pembelajaran materi keislaman pun diberikan dalam porsi yang agak lebih, dengan maksud agar siswa dapat terbina mental spiritualnya, termasuk sebagai dasar atau pondasi keimanan.
“Disekolah formal kan jamnya terbatas untuk belajar agama Islam. Maka dengan sekolah disini anak mendapatkan tambahan jam belajar keagaman. Hal itu semata-mata kami berikan untuk menanamkan keimanan melalui pembentukan akhlak dan akidah,” katanya.
Dikatakan pula, PAUD Anggrek sering mengikuti perlombaan dan kerapkali memperoleh juara dan prestasi. Seperti dalam kegiatan gebyar Paud tingkat kecamatan yang belum lama ini digelar.
“Dari berbagai kegiatan yang diikuti para siswa, Alhamdulillah menjadi juara. Kami berharap, semoga siswa lulusan Paud Anggrek bisa menjadi orang yang bermanfaat bagi dirinya maupun orang lain,” pungkasnya. (wan)
