BANDUNG, Spirit – Ketua Harian PB PON XIX/2016 Jawa Barat, Iwa Karniwa, mengatakan operasional Stadion Utama Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) ditutup sementara waktu mulai tanggal 5 Agustus 2016 terkait penggunaan untuk lokasi upacara pembukaan dan penutupan PON XIX. Idealnya seluruh venue yang akan dipergunakan untuk PON ditutup atau tidak boleh digunakan mulai tanggal tersebut.

“Sesuai kesepakatan bidang upacara, untuk persiapan harus streil dari semua kegiatan. Maka mulai tanggal 5 Agustus GLBA ditutup tidak boleh dipakai untuk apapun,” kata Iwa Karniwa usai menggelar rapat tentang PON XIX dengan Wali Kota Bandung, M Ridwan Kamil, di Stadion GBLA, Senin (1/8).

Iwa menuturkan idealnya seluruh venue yang akan dipergunakan untuk PON ditutup atau tidak boleh digunakan mulai tanggal 5 Agustus. “Soal venue ini akan dirapatkan lagi oleh Bidang Upacara PB PON sore ini. Ini untuk lebih memantapkan lagi terkait hal-hal yang menyangkut soal venue.”

Sementara itu Ketua Bidang Sarana dan Prasarana PB PON XIX/2016, Bambang Riyanto, menambahkan penutupan operasional juga berlaku untuk Stadion Si Jalak Harupat, di Kabupaten Bandung. “Memang idealnya begitu, Si Jalak Harupat juga harus ditutup karena di sana dipakai untuk lokasi beberapa cabang olahraga.”

Secara umum tidak ada masalah terkait kesiapan venue yang akan dipergunakan untuk pertandingan nanti. “Venue tidak ada masalah secara prinsip. Sudah fungsional semua, memang masih ada yang diperbaiki sedikit-sedikit,” ujar Bambang yang ikut dalam rapat PON XIX.

Sejumlah venue yang hingga saat ini masih diperbaiki, menurut Bambang, ialah venue panahan, venue softball di Kabupaten Bandung dan tenis meja di Kota Bandung. “Intinya adalah dari segi fungsional, seluruh venue yang akan digunakan untuk PON XIX sudah siap. Paling yang diperbaiki itu cuma venue panahan, softball dan tenis meja.”(ant)