KARAWANG, Spirit

Jembatan Cibeet  di Dusun Karangmulya Desa Wanasari Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang,  rusak parah. Masyarakat setempat mengeluhkan kerusakan  jembatan penghubung dua kabupaten tersebut. Pasalnya, untuk melintas jembatan sepanjang 35 meter  itu harus rela antre berjam-jam.

“Jembatan ini akses pintas Karawang-Bekasi. Masa kita harus muter ke Karawang, kalau jembatan ini bisa lebih mempersingkat perjalanan,” ungkap Kepala Desa Wanasari, saat mendampingi sidak anggota DPRD Karawang setelah reses, Kamis (4/2).

Dia berharap, jembatan yang lubangnya sudah menganga tersebut untuk segera diperbaiki. Hal itu dikarenakan, kondisi lubang kerusakan jembatan sangat mengancam pengendara yang melintas. “Kalau tidak diperbaiki sekarang kapan lagi. Ini sudah mengkhawatirkan. Kami dan warga di sini nggak tahu, ini jembatan tanggung jawab provinsi atau kabupaten. Yang jelas, kami minta segera diperbaiki,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Karawang Natala Sumedha meminta Pemkab Karawang segera berkoordinasi dengan Kabupaten Bekasi maupun Perum Jasa Tirta (PJT). Selain itu, mengingat kondisi sudah sangat mengkhawatirkan, Pemkab Karawang diminta untuk memperbaiki.

“Soal koordinasi dengan Bekasi atau PJT, silahkan saja. Tetapi jangan sampai menunda untuk dilakukan perbaikan, meskipun sementara. Apa harus nunggu ada korban yang jatuh ke sungai?” ungkap Natala saat meninjau jembatan.

Wakil rakyat dari Dapil Karawang I ini, mengaku sangat miris melihat kondisi jembatan. Pasalnya, beberapa kendaraan yang melintas, selain harus mengantre  juga harus “uji nyali” dengan melintas batang pohon kelapa (glugu, red) di atas lubang jembantan yang menganga.

“Karena ini emergency, kondisi sudah darurat, segera Pemkab turun tangan. Jangan nunggu, sampai putus dan tidak bisa dilewati,” ujarnya. (top)