CILAMAYA WETAN, Spirit
Sekitar 6 kelompok tani (poktan) yang ada di Kecamatan Cilamaya Wetan Kabupaten Karawang saat ini bakal mendapat bantuan benih padi melalui program legowo. Bantuan tersebut diberikan secara cuma-cuma alias gratis pada Kelompok Tani Saluyu, Unggul, Mekar Sejati 1, Sri Mulya 2, Sri Agung dan yang terakhir diberikan kepada kelompok tani Sri Mukti 1dengan jenis varietas Mekongga.
“Tiap kelompok mendapat bantuan benih padi untuk 25 hektar, dalam satu hektarnya kebagian 25 kg. Sekarang para penerima bantuan sengaja dikumpulkan, untuk menandatangani surat pernyataan, bahwa bantuan ini gratis alias cuma-cuma. Artinya para ketua kelompok tidak boleh meminta uang kepada para petani selaku penerima bantuan,” kata Ahmad kepada Spirit Jawa Barat di hadapan para poktan, Rabu (23/8).
Ahmad mengatakan, bantuan dari Pemerntah Provinsi Jawa barat tersebut sudah ditanggung berikut biaya operasional mobil dan kuli angkut. Bila di lapangan kedapatan para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Cilamaya Wetan meminta uang pada kelompok tani terkait bantuan itu, pihaknya tidak bertanggungjawab.
“Kalau ada PPL minta uang segera lapor, akan saya tindak tegas, akan saya laporkan kekabupaten. Karena bantuan ini gratis, tidak dipungut biaya apapun. Begitupun dengan para ketua kelompok, jangan sekali-kali minta uang pada petani mengatas namakan bantuan ini. Apapun alasannya itu tidak boleh,” katanya.
Ahmad menyampaikan, bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan biaya para petani. Pihaknya pun tak lupa menyatakan terimakasih kepada Pemprov Jawa Barat yang telah memberikan bantuan benih padi bagi petani di wilayahnya, juga para PPL yang telah membantu tugas pertanian dengan baik.
“Setelah menandatangani surat pernyataan bantuan segera dkirim. Harapan saya, mudah-mudahan semua bisa berjalan aman dan lancar sesuai dengan yang saya amanatkan,” pungkasnya.
Datim, salah satu Ketua Kelompok Tani menyampaikan rasa terimakasih kepada UPTD Pertanian Cilamaya Wetan yang telah membantu para petani mendapat bantuan benih padi gratis. Diakui Datim, perhatian pemerintah terhadap petani dirasakan cukup baik.
“Kami ucapkan terimakasih. Memang bantuan benih padi itu sangat kami butuhkan. Sehingga petani bisa terbantu,” pungkasnya. (wan)
