KARAWANG, Spirit
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) siswa/i SMP sederajat tahun ajaran 2017/2018 akan dimualai 19 Juni mendatang. Namun permasalahan sudah mulai menghantui Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang. Masalahnya, dari perhitungan terakhir, diperkirakan ada sebanyak 3163 murid sekolah dasar yang tidak akan tertampung di seluruh SMP sederajat.
Menyikapi hal tersebut Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang pada Selasa (6/6) melakukan pertemuan dengan Dewan Pendidikan Kabupaten Karawang, Perwakilan Komite Sekolah, dan Perwakilan Kepala Sekolah untuk membahas urgensi permasalahan yang dikhawatirkan akan menjadi bom waktu.
“Menyusul adanya Permendikbud Nomor 17 tahun 2017, sekolah dalam satu kelas diwajibkan hanya mempunyai 32 murid, dan setiap jenjang kelasnya dibatasi hanya sebelas kelas,” ujar Kepala Bidang Pendidikan SMP, Disdikpora Karawang, Nandang Mulyana, Selasa (6/6).
Dari hasil pertemuan tersebut, Dinas Pendidikan akan mengupayakan persamaan dan pemerataan penerimaan siswa/i tahun ajaran 2017/2018 bagi sekolah negeri dan swasta.
Karena dikhawatirkanan kecenderungan masyarakat untuk memilih sekolah negeri akan membuat permasalahan minus kuota penerimaan siswa/i semakin tidak tertata.
“Kita upayakan untuk meratakan penerimaann swasta dan negeri sama saja. Selain itu kekurangannya, kita akan mencoba mengupayakan sekolah yang masih kurang dari sebelas kelas dalam penerimaan siswa/i baru untuk membuka kelas lagi,” kata Nandang.
Selain itu, dalam waktu dekat ini rombongan dewan pendidikan, komite sekolah, dan kepala sekolah, bersama Dinas Pndidikan akan menemui Bupati Karawang Cellica Nurachadinna, untuk mengadukan permasalahan tersebut. Yang diharapkan juga dapat memberikan hak diskresinya untuk memudahkan atau mencari jalan keluar dari permasalahan tersebut.
Diketahui, jumlah seluruh siswa/i yang akan mendaftarkan diri ke jenjang pendidikan SMP sederajat yaitu 39.797 siswa/i dari sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah. Sedangkan kuota penerimaan yang tersedia setelah didata oleh Dinas Pendidikan hanya sebanyak 36.634, atau masih minus 3163. (mhs)
