Ja’a Maliki Siap Berkhidmat Jadi Ketua PCNU, Gus Hasan: Semoga Bisa Ciptakan Iklim yang Baik

KARAWANG, Spirit

Staf Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) RI, Ja’a Maliki menyatakan kesiapannya untuk berkhidmat menjadi Ketua PCNU Kabupaten Karawang mendatang.

“Dalam tradisi NU, kurang etis kalau mencalonkan diri atau bersaing, tetapi, semua harus berangkat dari restu dan dorongan dari ulama dan juga pengurus Nahdlatul Ulama. Insya Allah, siap,” ungkapnya saat ditemui dalam acara di Ponpes Ash Shiddiqiyah Desa Sukatani, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Senin (15/2).

Menurutnya, dalam mengemban organisasi perlu keseriusan untuk mengembangkan seluruh komponen kader dan jamaah yang ada di dalamnya. Sehingga, dalam proses pencalonan dalam konferensi cabang (konfercab) perlu dilihat motivasi para calon yang ada. “Semua bisa diukur, sejauhmana motivasi para calon menjadi Ketua NU. Karena pada dasarnya, dalam organisasi harus bisa dibedakan antara hal yang taktis dengan yang strategis. Kami nggak mau hanya termotivasi secara politis,” imbuh mantan aktivis PMII Jogjakarta era 90-an ini.

Ditambahkannya, orientasi pengembangan jam’iyah Nahdlatul Ulama Karawang perlu dilakukan secara simultan dan komprehensif. Mengingat banyak pekerjaan yang harus bisa dirasakan langsung bagi warga nahdliyin di Kota Pangkal Perjuangan. Sehingga, program kerja kepengurusan kali ini, tentunya tidak secara mutlak harus dirubah secara massif, tetapi diadopsi sejauh hal itu masih relevan.

“Konteksnya bukan secara sporadis menghapus program yang sudah ada. Tetapi, kami akan memberikan inovasi dan kreatifitas baru yang dapat memberdayakan warga nahdliyin. Kaidah al muhafadlotu ‘alal qadimish sholih, wal ahdlu bil jadiidil aslah. Program kerja lama yang baik, akan kami lanjutkan, sekaligus mengeksplorasi program baru yang lebih baik,” terang Ja’a.

Terkait dengan sepak terjang Ja’a sebagai kader Nahdlatul Ulama, dalam beberapa kesempatan Rois Syuriyah PCNU Karawang, KH Hasan Nuri Hidayatullah mengapresiasinya. Bahkan, Ja’a sebagai kader muda yang dinilai potensial diharapkan mampu memberikan warna yang baik bagi organisasi Nahdlatul Ulama.

“Kang Ja’a sebagai kader muda NU, semoga bisa menciptakan iklim organisasi yang lebih baik,” begitu ungkap Gus Hasan, sapaan KH Hasan Nuri Hidayatullah. (top)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

RSS
Follow by Email