Pasangan Obon Tabroni dan Bambang Sumaryono (Obama) menjadi pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati pertama yang menyerahkan berkas syarat dukungan KTP ke KPU Kabupaten Bekasi, Minggu (7/8). Sedikitnya 1.500 relawan turut hadir berjalan kaki mengantar Obon-Bambang yang mengendarai forklift, berkonvoi dari lapangan Platinum ke gedung KPU setempat yang berjarak kurang lebih satu kilometer.
HL-2

“Saya berasal dari buruh dan kalangan masyarakat kecil. Kalau nanti lolos dan terpilih, biar selalu ingat amanah menjadi pemimpin itu untuk bekerja,” kata Obon Tabroni.
Terkait jumlah KTP dukungan yang diserahkannya, Obon mengatakan pada kesempatan pertama ini diserahkan 156 ribu fotokopi KTP. Jumlah tersebut kata dia, sesuai dengan angka pertama kali ia deklarasi pada bulan Februari lalu.
“Gelombang pertama ini kita serahkan 156 ribu fotokopi KTP. Karena minimal syaratnya kan cuma 135 ribu. Nanti kan ada proses perbaikan. Itu baru nanti gelombang kedua kita serahkan sisanya di proses pebaikan,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Bekasi Idham Kholik menytakan, KPU akan melakukan 3 verifikasi persyaratan dukungan, yakni verivikasi Jumlah dukungan yang akan dilakukan pada hari Minggu (7/7) sampai tanggal 12/8.
“Kami hari ini sampai tanggal 12, berdasarakan UU mininaml 6,5 persen dari pemililih tetap pilpres yang harus diserahkan, Dan informasi yang didapatkan bahwa Obama melebihi syarat minimal tersebut,” ujarnya.
Selanjutnya, kata dia, melakukan penelitian administrasi terhadap dokumen yang diserahkan sampai (20/8). “Kami distribusikan verivikator faktual ke PPS se- Kabupaten Bekasi. Nantinya, 187 PPS yang ada melihat apakah dukungan memenuhi syarat kecamatan yang ada, dan dari informasi yang didapatkan katanya 23 kecamatan menyeluruh,” jelasnya.
Dan terakhir, melakukan vifikasi door to door, bertemu dengan pemilik KTP yang ada dalam dukungan. “Selanjutnya (24/8) sampai(6/9), kami dan jajaran PPS melakukan Verifikasi Faktual dengan melakukan dan menggunakan metode sensus mendatangi pendukung ke rumah-rumah warga,” jelasnya. (red)