KARAWANG, Spirit
Bupati Karawang terpilih, Cellica Nurachadiana mengatakan para PNS dilingkungan Pemkab Karawang jangan mempercayai jika ada pihak yang mengaku bisa memberikan jabatan tertentu di pemerintahan daerah karena memiliki kedekatan dengan dirinya. Mutasi yang akan digelar usai pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih, dijanjikannya dijalankan sesuai dengan ketentuan yang ada. “Saya pastikan tidak ada wani piro dalam mutasi nanti. Pejabat yang akan kita mutasi harus berdasarkan aturan dan saya sebagai bupatinya nanti yang akan menentukan,” katanya, Kamis (28/1). Menurut Cellica, berdasarkan ketentuan dirinya yang akan menentukan pejabat yang akan menduduki posisi di birokraksi. Namun begitu dia mengaku tetap akan mempertimbangkan saran dari wakil bupati atau Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Pangkat). “Saya yang menetukan mutasi nanti, dan saya pastikan tidak ada jual beli jabatan selama pemerintahan saya. Jadi sekali lagi saya ingatkan kepada PNS jangan percaya jika ada pihak yang menjual nama saya untuk mendapatkan jabatan tertentu,” tegas Cellica.
Cellica mengungkapkan kekhawatirannya ada pihak yang mencatut namanya dan mengiming-iming PNS, terutama pejabat eselon II dan III untuk menduduki jabatan tertentu. Berdasarkan pengalaman masa lalu, selepas Pilkada ada saja pihak yang mengaku tim sukses atau mengaku sebagai orang dekat bupati memanfaatkan isu mutasi untuk kepentingan sendiri.
”Baik itu tim sukses atau memang orang dekat saya, saya pastikan lagi saya tidak akan melakukan jual beli jabatan. Jadi kalau ada pejabat eselon II atau III didatangi sesorang yang mengaku tim sukses atau orang dekat saya, jangan dipercaya jika dia menjanjikan bisa menempatkan di posisi tertentu,” kata dia lagi.
Cellica berharap, dalam pemerintahannya nanti para pejabat bisa bekerja cepat untuk melaksanakan program pembangunan yang sudah menjadi dicanangkan. Oleh karena itu dalam mutasi nanti dia ingin pejabat yang menduduki jabatan sesuai dengan kompetensi dan pengalaman yang dimilikinya. Sehingga, dalam proses mutasi nanti dia pastikan akan berjalan obyektif berdasarkan kebutuhan. “Kita harus bekerja lebih cepat lagi dari sebelumnya dan untuk itu saya membutuhkan pejabat yang mau bekerja keras, pintar sehingga semua program saya bisa berjalan sesuai harapan,” katanya.
Sementara itu praktisi hukum Asep Agustian mendukung jika benar Cellica melakukan itu. Jika terbukti ada pihak yang ternyata mencatut nama Cellica, dirinya akan melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian. Asep Agustian juga meminta Cellica agar memastikan hal itu untuk dilakukan dengan benar. Sehingga, dia berharap bukan hanya dirinya tapi masyarakat lain pun bisa melaporkan tatkala menemukan ada pihak yang mengaku bisa menempatkan pejabat di posisi tertentu.
“Jika benar seperti itu saya mendukung sekali. Malah kalau perlu kita akan kawal kebijakan mutasi dan melaporkan secara hukum pihak yang mencatut nama bupati,” katanya.(fat)