KARAWANG, Spirit – SSB Kancil Mas Karawang tak hanya fokus membina generasi muda Karawang agar memiliki kemampuan dalam olahraga sepakbola, tapi aktif menunjukan kepedulian terhadap sesama dalam rangka berbagi kebahagiaan Ramadhan dengan memberi santunan.



Dalam kegiatan yang digelar di kediaman salah satu pengurus yang belokasi di Kampung Babakan Cianjur, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, SSB Kancil Mas memberikan santunan kepada 53 anak yatim piatu dan fakir miskin.

“Mereka  yang diberi santunan berasal dari sekitar Kampung Babakan Cianjur,” ujar Pengurus SSB Kancil Mas Karawang, Achmad Yusuf Bachtiar, Minggu (17/5/2020).


Kegiatan santunan, jelas Yusuf, digelar sebagai bentuk kepedulian sosial yang ditunjukan keluarga besar SSB Kancil Mas terhadap sesama. Sekaligus menjalankan amanah almarhum sang ayah (Endang Wahyudin) selaku pendiri SSB Kancil Mas.

“Selain berbagi kebahagian di bulan Ramadhan, kegiatan ini juga kami harapkan bisa membantu mereka yang merasa kesulitan dari adanya pandemi covid-19,” ucapnya.

Untuk diketahui, SSB Kancil Mas Karawang merupakan salah satu wadah pembinaan sepakbola di Karawang yang memiliki segudang prestasi. Dari SSB ini lahir pemain-pemain muda bertalenta yang mampu menorehkan prestasi, salah satunya yaitu Galan Hendro Raharjo yang mendapat kesematan berlatih di Thailand melalui program AIA 100 Talents Go To Phuket Thailand, dan mengantarkan IJSL Cipta Cendikia U-12 meraih juara Gothia Cup 2019 di China.

Atas berbagai prestasi yang ditorehkan, SSB yang rutin berlatih di Lapang Moksen dari Selasa hingga Minggu ini banyak dikenal masyarakat Tanah Air. Hal ini dibuktikan dengan penghargaan yang pernah disabet sebagai SSB paling populer di Indonesia tahun 2017 (the most popular 2017) dalam acara IHRDP Award 2017 yang digelar IHRDP Foundation.

“Semoga kami bisa terus berbagi kebahagiaan terhadap sesama, dan keberadaan SSB Kancil Mas bisa menjadi wadah yang bermanfaat bagi generasi muda Karawang dalam menyalurkan minat dan bakat yang dimiliki dalam sepakbola. Sehingga ke depannya bisa lahir pemain-pemain yang bisa membanggakan nama bangsa dan negara Indonesia,” harapnya. (epn/dea)