KLARI, Spirit

Lambatnya proses perbaikan jalan, sekelompok warga Desa Duren Kecamatan Klari berinisiatif melakukan penambalan swadaya, lubang jalan tepat di depan hotel Grand Pangestu Kabupaten Karawang. Aksi tersebut merupakan bentuk keprihatinan warga , menyusul maraknya kecelakaan lalu lintas yang nyaris terjadi setiap hari.

“Ini memang inisiatif warga sekitar, kita iuran lalu melakukan perbaikan sendiri. Iya bukannya kecewa ya, hanya saja kalau menunggu pemerintah untuk memperbaiki entah sampai kapan kita harus menunggu. Padahal setiap hari pasti terjadi kecelakaan, kemarin saja ada pengendara motor yang terjatuh dan kakinya patah akibat tersandung lubang tersebut,” kata Poyo, warga yang turut serta melakukan penambalan jalan, Senin (25/4).

Ia menyayangkan, seringnya kendaraan pemerintah daerah yang melintasi jalan tersebut, tidak menjadi tolak ukur jalan segera di perbaiki. Beberapa kali melaporkan kondisi jalan, Institusi ataupun Dinas Pemerintah Kabupaten ataupun Kecamatan selalu mengelak dengan alasan jalan itu tanggungjawab pemerintah pusat.

“Padahal setiap sore dan pagi banyak sekali mobil dinas yang melintasi jalan ini tapi tetap saja tidak ada respon dari mereka. Meskipun tanggungjawab pusat, paling tidak Pemkab ajukan segera ke pusat,” ujarnya

Kondisi jalan tersebut sangat berbahaya, lanut dia, terlebih minimnya penerangan jalan serta dalamnya lubang yang kerap menjebak para pengendara yang melintas. Mayoritas pengendara motor yang menjadi korban akibat terjatuh saat melintasi jalan tersebut.

“Apalagi habis diguyur hujan, genangan air membuat lubang tak terlihat. Ditambah perilaku pengendara yang seenaknya sendiri juga menjadi penyebab terjadinya kecelakaan, seperti korban yang kakinya patah tadi itu kejadianya saat pagi hari,” ungkapnya.

Ia menambahkan,  kondisi jalan di Kabupaten Karawang, sepanjang Cikampek menuju Karawang, banyak temui titik jalan berlubang yang cukup dalam dan membahayakan.

Poyo mengungkapkan, di  sepanjang jalan pancawati beberapa lubang jalan kembali terlihat kendati sempat dilakukan perbaikan beberapa minggu lalu. Meskipun proses pembuatan jalan sedang berlangsung di sepanjang jalan Klari,  tetapi warga sekitar pinggir jalan meminta untuk di segerakan perbaikan jalan paling tidak perbaikan atas lubang yang selama ini sering memakan korban.

“Yang saya khawatirkan kalau terjadi kecelakaan saat malam hari siapa yang nanti akan menolongnya, pemerintah harusnya dapat mengantisipasi hal seperti itu,” pungkasnya. (zuh)