KARAWANG, Spirit

Aksi kejahatan modus gembos ban kembali terjadi di Karawang. Kali ini menelan korban bernama Herman,  warga Lingkungan Karangpawitan seorang pegawai Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) . Ia kehilangan uang tunai sebesar Rp 50 juta disikat maling. Uang tersebut semula disimpan  di dalam mobil miliknya yang diparkir di Kampung Anjun Kaler RT  03 RW 11, Kelurahan Karawang Kulon.

Saksi mata menyebutkan, kejadian bermula saat mobil APV berwarna merah berplat T 1293 DQ berhenti lantaran ban belakangnya bocor. Herman yang kemudian diduga mencari tambal ban, meninggalkan mobil di sisi jalan. Tak lama kemudian seorang lelaki tak dikenal terlihat memerhatikan mobil korban yang sedang terparkir.
“Pas yang punya mobil turun dari mobil, nggak lama ada lelaki mondar-mandir. Saya sadar dia berjalan ke arah saya lalu balik menuju mobil sambil mengintip di jendela, gitu berulang-ulang,” kata saksi, Muntinah (74), Rabu (3/2).

Setelah melakukan pengintaian berkali-kali pada mobil korban. Pria yang dikenali dengan perawakan tinggi dan berkulit hitam tersebut membuka pintu mobil secara paksa lalu kabur bersama seorang temannya menggunakan sepeda motor.

“Pertama dia buka pintu, tapi kaya yang kesusahan. Pas kelihatan ada temennya yang pakai motor itu, pintunya dibuka paksa terus kabur,” kata Herman.

Muntinah, yang saat itu berada tepat di lokasi kejadian, melihat kedua orang pelaku tersebut membawa sebuah tas hitam besar yang diambilnya dari dalam mobil. Sesaat Muntinah mengaku tidak menyadari kejadian tersebut merupakan tindak kejahatan.

“Saya nggak tahu kalau itu mau mencuri. Nggak sadar,”  ujarnya.(fat)