Forum Ormas di Kabupaten Bekasi Berdayakan Anggota

BEKASI, Spirit
Organisasi masyarakat (ormas) sebagai wadah jaminan hak berserikat dan berkumpul bagi warga negara, merupakan lembaga partisipasi masyarakat dan penguatan sistem sosial yang merupakan salah satu perangkat dalam sistem kenegaraan sebagaimana diamanatkan dalam UU No. 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Masyarakat.
Oleh karena itu, pemberdayaan dan penguatan kapasitas ormas, secara transparan dan akuntabel sehingga terwujud kemandirian dan profesionalisme ormas yang sehat, merupakan hal yang sangat strategis dalam pembangunan bangsa. Terutama menghadapi perkembangan dunia global, sehingga ormas dapat mencapai tujuannya untuk meningkatkan partisipasi dan keberdayaan masyarakat, terutama dalam mengembangkan kesetiakawanan sosial, gotong-royong dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat, menjaga memelihara dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
“Kalau misi dan visi Forum Ormas yang ada di 4 wilayah kecamatan ini dan ada 12 ormas. Selain pemberdayaan dan penguatan kapasitas ormas secara transparan, akuntabel dan profesionalisme ormas yang sehat, juga dapat meningkatkan partisipasi masyarakat,” ungkap Penasehat Forum Ormas wilayah Pebayuran,Sukatani, Sukakarya dan Kedung Waringin, M. Roni.SJ atau yang lebih akrab disebut Wa Bilik.
Lebih lanjut, Wa Bilik menjelaskan upaya yang dilakukan dengan memberdayakan anggota sebagai bentuk mengikis image keberadaan ormas yang selama ini identik dengan premanisme, kekerasan.
“Saya coba untuk bisa memberdayakan anggota kita dengan memberikan mereka peluang pekerjaan agar mereka tidak dinilai masyarakat sebagai genk atau preman. Ya salah satunya jadi keamanan proyek, tenaga bongkar muat bahkan jadi pekerja di proyek-proyek yang ada di wilayah kita terutama proyek yang berhubungan dengan pertamina,” tandas dia.
Terkait adanya kabar dirinya sebagai koordinator lapangan di proyek pipa gas milik Pertamina, dia mengaku hanya menjalankan tugasnya sebagai koordintaor yang mengakomodir aspirasi masyarakat yang berhubungan dengan kerusakan infrastruktur akibat pekerjaan pipa gas Pertamina. “Nanti saya yang mengusulkan ke pihak Pertamina. Damn kalau disetujui, baru saya yang mengerjakan dan teman-teman anggota ormas,” pungkas Wa Bilik.


Senada dengan Wa Bilik, ketua PPADRI, Imprih menjelaskan kalau keberadaan Wa Bilik di Forum Ormas tak lebih sebagai pemersatu ormas yang diakui banyak membantu masyarakat terutama anggota ormas.
“Kita patut memberikan apresiasi khususnya kepada penasehat Forum, Wa Bilik. Beliau (Wa Bilik, red) tokoh masyarakat yang peduli dengan temen anggota ormas. Selalu berbagi dan berupaya agar bisa memberdayakan semua anggota forum. Kalau ada anggota ormas yang berpendapat kurang baik terhadap Wa Bilik, alangkah baiknya klarifikasi langsung kapada Kami yang biasa di lapangan,” Kata Imprih. (bhy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *