KARAWANG, Spirit
Kabupaten Karawang menjadi salah satu daerah penyuplai beras raskin ke seluruh Indonesia. Sedikitnya 700 ton beras setiap harinya dipasok memenuhi kebutuhan daerah yang ada di wilayah Sumatera dan Kalimantan serta Papua.
“Karawang dengan berlimpahnya produksi beras bisa mensuplai beras ke berbagai daerah seperti Sumatera, Kalimantan, Papua. TNI hadir untuk membantu petani bukan hanya untuk penyerapan beras saja tapi kita juga membantu petani dalam luas tambah tanam (LTT),” ujar Ketua Tim Sergap (Serapan Gabah Petani), Mabes TNI-AD, Brigjen TNI Dudung Abdurahman, saat meninjau hasil panen petani di Karawang, Jumat (28/7).
Dudung mengatakan, TNI hadir membantu petani agar petani tidak dikuasai oleh tengkulak sehingga harga jual beras bisa mensejahterakan petani. Petani bisa menjual beras kepada mitra yang ditunjuk pemerintah dengan harga yang dapat menguntungkan petani.
“Pemerintah menetapkan harga terendah dari petani itu Rp3700, namun jika mitra kita membeli diatas harga tersebut boleh saja yang penting bulog membeli sesuai HPP,” ungkapnya.
TNI, lanjut Dudung, siap membantu petani tidak hanya dalam hal percepatan serapan gabah. TNI juga membantu petani dalam luas tambah tanam (LTT). Jika biasanya saat panen petani membutuhkan waktu satu bulan, dengan hadirnya TNI bisa selesai dalam dua minggu.
“Kita membantu petani mulai dari panen hingga penjualan ke mitra sehingga petani bisa sejahtera,” ujarnya.
Menurut Dudung, untuk Kabupaten Karawang seluruh personel Kodim 0604 Karawang diterjunkan mulai dari komandan Kodim hingga personel dibawahnya. Sebanyak 500 personel Kodim 0604 diterjunkan untuk membantu petani.
“Seluruh anggota kita terjunkan dari mulai Dandim sampai anggota yang paling rendah,” katanya.(dit)
