Peredaran Tuak di Perum Cikampek Barat Mengkhawatirkan

JATISARI, Spirit – Maraknya peredaran minuman tuak di perum Cikampek Barat, Kecamatan Jatisari  dikuatirkan tokoh masyarakat setempat. Pasalnya,keberadaanya memberi dampak buruk bila dikonsumsi oleh anak-anak muda.

“Awalnya para pedagang mengelak tidak menjual tuak saat kami datangi.Namun setelah dilakukan pemeriksaan ternyata. Tuak disembunyikan di kamar mandi dan kamar tidur. Didua tempat berbeda masing-masing di rumah (Sng) dan (Ken).

Sementara itu Iwan Setiawan anggota FKPM sangat menyesalkan masih maraknya penjualan minuman tuak di Perum Cikampek Baru. Pasalnya,sudah dilakukan komitmen bersama dikantor pemerintahan Desa. Supaya tidak lagi menjual bebas minuman tuak di Perum Cikampek Baru.

“Sudah ada komitmen untuk tidak menjual bebas minuman tuak. Tapi masih tetap saja dilakukan oleh orang tersebut. Yah orangnya itu-itu juga, seharusnya harus saling menghargai budaya lokal. Mungkin di Pulau Sumatera tuak itu dijual bebas dikonsumsi seperti minuman sehari-hari ini. Tapi disinikan di Karawang, harus saling  menghargailah budaya,”paparnya

Sementara,Bhabin Bayangkara Polisi Desa Balonggandu dari Polsek Jatisari,Bripka Wagiran menyampaikan, Bahwa barang bukti minuman tuak di kemas mengunakan gallon dan geligen.

“Yah barang buktinya sudah diamankan berada di dua tempat. Tempat  pertama menggunakan geligen dan ditempat kedua menggunakan gallon,”singkatnya.

Sebelumnya, para pemuda Perum Cikampek Baru Balonggandu Jatisari,unsur para perangkat Desa serta di damping para anggota Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) dan Bhabin Bhayangkara Polisi dari Posek Jatisari berhasil mengamankan puluhan liter Tuak di dua warga di perumahan Perum Cikampek Baru Balonggandu Jatisari.

Menurut kepala Dusun Perum Cikampek Baru Balonggnadu Jatisari,Joko Samudera bahwa diamankannya puluhan liter minuman tuak itu berkat laporan warga. Karena ,diduga minuman tuak itu dijual bebas kepada para peminatnya.

“Yah berkat laporan warga yang merasa keberatan adanya penjualan minuman tuak dilingkungan Perum. Untuk itu bersama para tokoh pemuda,aparat desa,para anggota FKPM dan Bhabin Bhayangkara Polisi dari Polesek Jatisari turun bersama untuk mengamankan minuman tuak yang dijual bebas,”ungkapnya. (man)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *