Man City Bungkam MU di Old Trafford

Manchester City kian kukuh di puncak klasemen sementara Premier League 2016-17 setelah menang 2-1 atas Manchester United (MU), di Old Trafford, Sabtu (10/9).
City menempati peringkat pertama dengan poin sempurna (12) dari empat pertandingan, sementara MU masih berada di posisi ketiga dengan poin sembilan. Namun, posisi Setan Merah bisa tergusur andai Everton menang atas Sunderland.
Kedua tim tampil dengan kekuatan penuh. MU mengandalkan Wayne Rooney, Paul Pogba, Jesse Lingard, dan Henrikh Mkhtaryan, yang menggantikan posisi Juan Mata di lini tengah, sedangkan Zlatan Ibrahimovic mengisi pos lini depan.
Demikian halnya dengan City. Kevin de Bruyne, David Silva, dan Raheem Sterling menjadi andalan untuk mengalirkan serangan ke barisan depan yang diisi Kelechi Iheanacho.
Tampil di kandang, MU mencoba mengambil alih permainan sejak menit-menit awal. Namun, barisan pertahanan tim tamu tampil cukup disiplin sehingga membuat Pogba dan kawan-kawan kesulitan mengembangkan permainan.
Pada menit ke-15, justru City yang mampu mengejutkan pendukung tuan rumah setelah De Bruyne mencatatkan nama di papan skor. Gelandang asal Belgia itu membawa The Citizens unggul usai menerima umpan Iheanacho.
Tertinggal, MU mencoba membalas. Namun, sejumlah serangan yang dibuat skuat asuhan Jose Mourinho dapat digagalkan para pemain belakang City. Satu-satunya peluang terbaik MU tercipta berkat aksi Mkhtaryan pada menit ke-25.
Ingin mencoba menyamakan kedudukan, MU justru kembali kebobolan. Kali ini giliran Iheanacho yang membawa City unggul 2-0. Ia menciptakan gol setelah memaksimalkan pantulan bola dari hasil tendangan De Bruyne yang mengenai tiang gawang.
Pada menit ke-42, suporter MU akhirnya bersorak setelah Ibrahimovic membobol gawang City untuk mengubah kedudukan menjadi 1-2. Ia menciptakan gol usai memanfaatkan kesalahan kiper Claudio Bravo saat ingin mengantisipasi umpan Rooney.
Selepas turun minum, Mourinho mengubah strategi. Marcus Rashford dan Ander Herrera masuk, menggantikan Mkhtaryan dan Jesse Lingard. Sementara itu, Pep Guardiola menurunkan Fernando dan Leroy Sane.
Sepanjang pertengahan babak kedua, MU terlihat masih kesulitan menembus pertahanan City. Namun, mereka beberapa kali mampu menciptakan peluang lewat serangan balik dari sisi sayap yang dikreasi Rashford atau Rooney.
Pada menit ke-73, City kembali mendapatkan peluang emas untuk menambah keunggulan. Sayang, upaya mereka belum membuahkan hasil setelah bola tendangan kaki kanan De Bruyne masih membentur tiang gawang MU.
MU terus mencoba menyamakan kedudukan hingga menit-menit akhir. Akan tetapi, sejumlah peluang Pogba dan kawan-kawan gagal dikonversi menjadi gol. Skor 2-1 untuk Manchester City pun bertahan hingga pertandingan usai.
Sepanjang laga, menurut catatan Premier League, Manchester City menciptakan enam peluang emas dari 18 percobaan, dengan penguasaan bola 60 persen, sementara Manchester United melepaskan tiga tembakan akurat dari 14 upaya. (ayi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *