KARAWANG, Spirit – Partai Amanat Nasional genap berusia 18 tahun. Bagi DPD PAN Karawang, momentum tersebut menjadi spirit untuk terus menggelorakan “Sajiwa”. Semangat sajiwa, diharapkan mampu menjalin rasa saling percaya, mengingatkan sekaligus menguatkan antar seluruh kader, pengurus dan basis massa. Sehingga, hal itu bisa meminimalisir friksi yang tidak sehat dan terakomodasinya aspirasi akar rumput.
“Sajiwa bermakna satu cita-cita, satu langkah diantara pengurus termasuk antara pengurus dengan basis massa. Ghiroh ini yang akan terus kami gelorakan,” ungkap Ketua DPD PAN Karawang, Bambang Maryono dalam peringatan HUT PAN ke- 18 sekaligus peresmian Bale Sajiwa, kantor DPD PAN Karawang di jalan Pasundan, Rabu (24/8).
Kemajuan yang sudah diraih oleh PAN Karawang, kata dia, merupakan buah dari kerja keras dan semangat kebersamaan. Peningkatan perolehan kursi di DPRD kabupaten, kemenangan calon usungan dalam pilkada 2015 lalu dan terwujudnya kantor permanen Bale Sajiwa merupakan buah dari soliditas dan kolektifitas kerja para kader. “Itu semua bukan dari kerja-kerja individual karena semua kader di segala tingkatan serius melakukan kerja-kerja politik,” imbuh pria yang akrab disapa BM ini.
Diharapkan BM, keberhasilan itu tidak membuai alam bawah sadar para kader. Sehingga, mimpi-mimpi besar PAN tidak terhenti. Sehingga, proyeksi perolehan 6 kursi pada Pemilu legislatif 2019 bisa terwujud. “Jangan merasa puas dengan keberhasilan yang sudah dicapai. Masih ada target-target politik yang harus diraih agar kehadiran PAN makin dirasakan masyarakat. Kuatkan tekad, jangan terganggu oleh sinisme dan cibiran pihak lain. PAN harus besar oleh kekuatannya sendiri,” harapnya.
Sebagai kilas balik, dipaparkan BM, di awal reformasi, PAN pernah dihadapkan pada kenyataan dan tantangan dituduh sebagai partai eksklusif, milik salahsatu kelompok. “Namun kampanye negatif tersebut berhasil kita patahkan. PAN telah membuktikan diri sebagai partai terbuka, nasionalis,” tandas BM.
Saat inipun, sambungnya, tatkala PAN Karawang menjadi bagian dari gerbong pengusung pemenang Pilkada, bukan berarti hal tersebut sebagai buah yang datang secara tiba-tiba dan serta-merta PAN akan mendapat benefit.
“Cellica-Jimmy sudah menjadi bupati dan wabup terpilih. Sudah menjadi milik seluruh masyarakat Karawang. Yang harus dilakukan kader PAN adalah menjaga agar pemerintah tetap berada dalam rel-nya, bisa merealisasikan janji-janji kampanye yang dulu pernah disampaikan kepada pemilih,” ujarnya diplomatis.(red)
