KARAWANG, Spirit – Kurang lebih selama 2 jam, aparat Kepolisian Polres Karawang dan Polsek Karawang Kota dibuat sibuk, dengan adanya laporan temuan tas asing yang diduga berisi bahan peledak, Rabu (14/9) malam. Bahkan, informasi adanya benda asing tersebut sempat membuat masyarakat jalan Surotokunto, Rawagabus, Kecamatan Karawang Timur, berduyun-duyun keluar rumah.
“Informasi awal datang dari masyarakat, dan kami yang piket malam langsung merespon mendatangi TKP, untuk mengecek kebenarannya. Anitisipasi harus, karena dua momen penting HUT Karawang dan PON sedang berlangsung disini (Karawang), ” kata Aiptu Bahroedin, Komandan Pleton Dalmas Polres Karawang, di lokasi, Rabu (14/9) sekitar pukul 23.30 WIB.
Laporan temuan benda diduga bom tersebut, diketahui berupa tas jinjing traveling warna hitam, dan teronggok tak bertuan di depan pagar sebuah pabrik baja di Jalan Surotokunto, Rawagabus, desa Adiarsa Timur, Kecamatan Karawang Timur. Sekitar oukul 22.00 WIB, aparat Kepolisian yang ada di lokasi langsung memberikan garis polisi di sekitar lokasi kejadian,
“Saya beri garis Polisi, hanya antisipasi saja. Kata warga tas sudah ada sejak jam 20.00 WIB, tapi tak ada yang berani mengambil,” timpal Kanit Reskrim Polsek Karawang Kota, AKP Mangunsong.
Diliputi rasa penasaran,terlihat dirinya mencoba melempari benda berupa tas tersebut dengan batu. Namun, tas tersebut hanya bergeser sedikit saja tanpa terjadi ledakan atau sesuatu yang diduga efek dari keberadaan bahan peledak di dalamnya.
Sekitar pukul 00.00 WIB, disaksikan Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Hairullah, seorang warga dan seorang anggota unit Jatanras, Hendra, mencoba membuka tas hitam tersebut dengan hati-hati. Sontak, suasana mencekam pun menyelimuti orang yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Alhasil, diliputi suasana mencekam, tas akhirnya dapat dibuka dan dua orang petugas mengeluarkan satu persatu isi yang ada di dalam tas tersebut.
“Waduh,hanya baju dan celana saja isinya. Ini ni awal yang bikin kami curiga,” kata Mangunsong sambil melempar sebuah gelas plastik serta dua buah charger HP bekas.
Usai ketegangan berakhir, petugas Kepolisian dari unit Reskrim, Identifikasi Kriminal, Provost dan Dalmas meminta warga yang berkerumun membubarkan diri. Sementara, tas yang diduga berisi bom tadi langsung di bawa petugas ke Mapolres Karawang untuk diamankan. (dit)