KARAWANG, Spirit
DPD Barisan Muda Penegak Amanah Nasional (BM PAN) Kabupaten Karawang menilai tiga kader partainya yang duduk di DPRD setempat tidak semuanya layak diakomodasi dalam kepengurusan DPD PAN lima tahun mendatang. BM PAN menilai, ada beberapa aspek yang harus dijadikan dasar penempatan dan penyusunan komposisi kepengurusan. Sehingga, keberadaan tiga kader PAN di lembaga legislatif, tidak otomatis masuk dalam pengurus DPD. “Musda itu ajang evaluasi. Baik evaluasi kinerja pengurus DPD maupun kinerja kadernya. Jadi, meskipun sudah menjadi anggota legislatif, kalau evalusinya kurang baik, pasti tidak harus diakomodasi di kepengurusan,” ungkap Sekretaris BM PAN Karawang, Ali Said, Rabu (28/1). Dikatakannya, aspek terpenting yang harus menjadi pertimbangan untuk kader, yakni integritas dan loyalitas terhadap partai. Hal itu, kata dia, merupakan bentuk manifestasi dan implementasi ideologi partai yang menjadi ruh perjuangan PAN. Sehingga, lanjutnya, sangat mudah mengukur integritas dan loyalitas kader dengan menunjukkan komitmennya memperjuangkan masyarakat sekaligus membesarkan partai.
“Kalau ada anggota DPRD hanya berpikir untuk pribadi dan mengabaikan kepentingan rakyat, masa harus diakomodasi. Apalagi, kalau diajak berpikir dan bergerak untuk kepentingan partai ternyata malah menghindar. Pasti akan kita suarakan untuk diblack list saja. Anggota DPRD kan kepanjangan tangan partai,” imbuhnya.
Ali Said menambahkan, BM PAN akan memposisikan diri sebagai pengawal pergerakan partai agar dalam masa kepengurusan pasca Musda lebih kuat. Sehingga, dalam penyusunan komposisi pengurus nantinya, BM PAN akan terus memberikan saran dan masukan kepada Ketua terpilih maupun formatur. “Seluruh tahapan akan kita kawal, agar semua bisa bersinergi. Termasuk kita akan melakukan pengawalan terhadap kebijakan pemerintah daerah, karena PAN merupakan pengusung Bupati dan Wakil Bupati terpilih,” tandas pria yang juga kandidat Ketua DPD KNPI Karawang ini.
Terkait dengan dukungan mayoritas DPC kepada Bambang Maryono (BM) untuk menjabat kembali Ketua DPD PAN Karawang, ia menjawab singkat. “Kepemimpinan yang baik itu bottom up, bukan top down. Jadi kalau saat ini mayoritas sudah satu suara, Insya Allah kedepannya berjalan baik. Itu saja,” tegasnya.
Seperti diketahui, dalam Musda ke-IV yang akan digelar 6 Februari mendatang, BM yang saat ini menjadi Ketua DPD banyak didukung untuk menjadi Ketua lima tahun mendatang. Dukungan itu sudah mencapai 90% DPC dari 30 DPC yang ada di Kabupaten Karawang. Bahkan, tak hanya itu. Kader PAN yang menjadi anggota DPRD, Timan Sukirman sudah menyatakan harapannya agar BM kembali menahkodai PAN Karawang. Padahal, Timan dikabarkan termasuk salah satu dari tiga orang kader yang telah mengambil formulir untuk ikut proses seleksi formatur di Musda kali ini.
Namun, dua anggota DPRD dari PAN yang lain, Dewi Rohayati dan Unang Sunandang belum berkomentar. Justru, dikabarkan keduanya pun akan ikut mengambil formulir dan siap bertarung dengan calon lain termasuk BM. (yan)