CILAMAYA WETAN, Spirit – Ekstrakurikuler (Ekskul) seni degung di SMP Negeri I Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat termasuk ekskul yang diminati. Bahkan, peminatnya bisa dibilang tidak terkalahkan dengan ekskul lain di sekolah tersebut.
Kepala SMPN I Cilamaya Wetan, Ahmad Fadloli kepada Spirit Jawa Barat, baru-baru ini menyampaikan, ekskul seni degung dimaksudkan untuk menggugah para siswa dalam mencintai seni dan budaya sendiri.
Menurut Fadloli, pihak sekolah memprogramkan agar seni degung menjadi salah satu bagian dari ekskul yang ada di sekolah. Hasilnya sangat baik, siswa begitu antusias merespon kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah banyak peminatnya. Kami telah mempersiapkan guru pembimbing seni degung. Dan kami jadwalkan, dalam satu minggu dua kali latihan, sekarang ini siswa sudah bisa bertalenta seni,” katanya.
Ditambahkan Fadloli, dengan giat berlatih serta semangat yang luar biasa anak-anak anggota ekskul seni degung sudah mampuh tampil pada acara-acara di sekolah.
“Saya dan para guru terus mendorong ekskul ini agar banyak diminati para siswa, serta lebih terampil dalam memainkan alat music sunda. Sehingga, mampu bersaing dengan sekolah lain, dalam hal prestasi,” pungkasnya.
Terpisah guru SMPN I Cilamaya Wetan, Catim Supena mengatakan, bukan hal baru bagi anak-anak untuk tampil diacara umum seperti pesta hajatan. Bahkan, dalam kegiatan tahun ajaran acara perpisahan siswa, atau ulang tahun sekolah kerap digunakan. Jika, keseriusan dan kedisiplinan dipertahankan, maka tidak menutup kemungkinan bisa dipercaya untuk mengisi pada acara besar.
“Semoga tetap semangat, dan terus berlatih. Kami yakin mereka akan semakin terampil dan mumpuni saat tampil didepan umum,” tambahnya.
Dadang anggota ekskul seni degung, tidak merasa malu atau minder dalam memperlajari seni sunda tersebut. Karena, baginya seni sunda merupakan warisan leluhur yang harus dipertahankan dan dikembangkan.
“Ngapain harus malu, ini budaya kita sendiri. Salah bila anak muda menilai musik degung adalah kampungan atau jadul. Ini budaya urang sunda. Dan kita sebagai orang sunda harus melestarikan budaya sunda,” ucapnya. (wan)
