SMAN 3 Karawang Peroleh Sosialisasi Kesehatan

KARAWANG, Spirit – Untuk mencegah terjadinya penyakit anemia yang kerap diderita kalangan kaum perempuan, Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang melakukan program kunjungan ke setiap sekolah dalam bentuk kepedulian kesehatan. Seperti yang terlihat di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Karawang Barat mereka mendapat kunjungan mulai dari sosialisasi kesehatan dan kegiatan lainnya.

Kepala seksi penyehatan makanan dan minuman Dinkes Karawang, Muhammad Alwi menyampaikan dalam kegiatan tersebut bukan hanya melakukan sosialisasi tentang kesehatan setiap siswi juga mendapatkan bantuan obat penambah darah selama 4 bulan. Karena hampir setiap siswi yang sudah duduk dibangku SMA rata-rata kata dia sudah mengalami haid. Maka untuk menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan, pemberian obat penambah darah dilakukan sejak dini. ” Obatnya khususnya untuk perempuan saja, soalnya laki-laki kan tidak haid,” katanya.
Dia menjelaskan dari 4 bulan tersebut nantinya setiap minggu ada laporan dari setiap siswi sebagai bentuk evaluasi apakah obat yang diberikan tersebut diminum atau tidak. Sebab, jika mereka tidak sampai melakukan pengobatan tersebut ditakutkan bisa terjadi hal yang berakibat fatal saat mengalami haid nanti.

” Sama halnya dengan ibu yang sudah melahirkan, jadi haid juga banyak mengeluarkan sel darah, jika darah mereka rendah dan terlalu banyak keluar bisa terjadi hal yang buruk terhadap siswi. Makanya perlu adanya evaluasi baik dari pihak puskesmas maupun sekolah,” tuturnya.
Untuk mengetahui hal tersebut setiap hari siswa akanmendapatkan kartu yang berisi laporan obat yang sudah diminum. ” Kita kasih obat sama buku laporanya dan setiap minggu mereka akan kita evaluasi,” ungkapnya.
Sementara Kepala SMAN 3 Karawang Barat, Asep Mulyana, MPd mengaku sangat mendukung program yang dijalan oleh Dinas Kesehatan tersebut. Menurutnya, adanya program tersebut setidaknya bisa mencegah adanya penyakit anemia yang kerap terjadi kepada setiap perempuan. Jika perlu, kata dia program tersebut bisa dilakukan secara terus menerus.

“Bagus tentunya kami juga sangat mendukung jika itu bersifat positif buat siswa kami akan selalu  dukung,” pungkasnya. (man)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *