Rehab RKB SDN 1 Jayakerta Dikerjakan Asal-asalan

JAYAKERTA, Spirit – Proyek pekerjaan rehabilitasi sedang tiga ruang kelas SDN 1 Jayakerta 1, Kecamatan Jayakerta dikerjakan asal-asalan. Proyek pekerjaan rehabilitasi dengan pagu anggaran Rp 299.119.000,-  tersebut dinilai jauh dari harapan berbagai pihak.

Yadi, salah satu orang tua murid di sekolah tesebut, ketika ditemui Spirit Jawa Barat, Kamis (15/9) menyatakan kekecewaannya. Pasalnya, pekerjaan yang dikontraktualkan tersebut terkesan asal jadi dan tidak sesuai dengan spesifikasi pekerjaan.

“Misalnya, kayu bagian atas yang seharusnya diganti malah cuma ditambal dempul dan dicat. Bahkan, kusen jendela bagian belakang yang dalamnya sudah pada keropos tidak diganti, tapi Cuma dipoles dengan cat,” ujar Yadi.

Menurut dia, pekerjaan asal jadi di SDN 1 Jayakerta itu sangat merugikan pihak sekolah dan kalangan orang tua siswa. Pasalnya, hasil pekerjaan tersebut dalam waktu tidak lama berpotensi menjadi petaka di sekolah.

“Kami masyarakat sekitar cukup prihatin melihat pengerjaan rehabilitasi RKB yang asal-asalan. Percuma kalau direhab tapi akhirnya roboh juga sehingga hal ini hanya pemborosan anggaran negara saja,” imbuhnya.

Sementara itu, Nana selaku aktifis dan warga sekitar sangat menyayangkan adanya proyek pembangunan rehabilitasi sekolah di wilayahnya yang dikerjakan menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK).

Ia berharap, pihak terkait untuk segera turun ke lokasi melihat secara langsung hasil pekerjaan tersebut. “Pihak terkait harus segera kroscek ke lokasi, dan jika benar, agar segera ditindaklanjuti, karena ini adalah uang rakyat yang harus punya dampak yang baik bagi masarakat. Pengawaspun jangan sampai tutup mata dan harus jeli melakukan pengawasan,” tandas Nana.

Sementara kepala sekolah ketika hendak ditemui tidak ada di tempat. Dikatakan salah seorang staf TU yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kepala sekolah tengah melakukan dinas luar.

“Kami mengerjakan ini dua minggu lebih pak, dan yang bekerja disini ada enam orang. Kalau anggaran pembangunan ini dari DAK. Kalau mau lebih jelas lagi, temui dan tanyakan langsung ke kepala sekolah,” katanya. (cr2)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *