PURWAKARTA, Spirit
Salah satu prodak unggulan Purwakarta yang sudah dipasarkan ke mancanegara yaitu Keramik hasil buatan Plered. Kramik hasil karya warga masyarakat tersebut mampu dipasarkan hingga ke luar negri, karena baik bentuk maupun motifnya dan kwalitas keramik Plered sangat bagus.
Ditengah semakin melonjaknya permintaan pasar luar negri terhadap keramik Plered, justru para pelajar dari purwakarta yang belajar tehnik pembuatan keramik setiap tahunnya menurun. Sementara pelajar dari luar kota Purwakarta minat belajar membuat keramik cenderung naik.

Menyusul minimnya minat pelajar asal Purwakarta atau pelajar lokal dalam mendalami ilmu pembuatan keramik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta segera memaksimalkan hal tersebut dengan menjalankan beberapa upaya.
Salah satu upaya tersebut antara lain seperti pengenalan kerajinan keramik kepada pelajar melalui studi lapangan ke UPTD Penelitian dan Pengembangan (Litbang) keramik di Plered, pabrik dan toko-toko penjual produk keramik untuk melihat langsung.
“Selain itu perlu menjadi bahan pelajaran di sekolahan mulai tingkat SD sampai dengan SMA,” kata Penjabat (PJ) Bupati Purwakarta, M Taufik Budi Santoso, melalui pesan singkatnya kepada wartawan (26/06)
Sebelumnya diketahui, sejak Januari 2018 jumlah pelajar lokal yang berkunjung dan belajar membuat keramik ke UPTD Litbang Keramik Plered jauh lebih sedikit dibanding pelajar dari luar Purwakarta.
“Untuk tahun ini, jumlah pelajar luar yang berkunjung jumlahnya mencapai 2.228 siswa, sedangkan untuk pelajar lokalnya sendiri hanya sebanyak 320 pelajar saja,” ujar Kepala UPTD Litbang Kerami Plered, Bambang Mega Wahyu.
Sehingga perlu upaya untuk mengenalkan kembali prodak keramik plered kepada para pelajar purwakarta, tujuannya agar banyak pelajar yang ingin belajar dan tentunya kelak menjadi pengusaha-pengusaha keramik yang bisa menguasai pasar hingga ke manca negara. (Adv/joe)