BANYUSARI,Spirit – Surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia nomor 4 tahun 2016 tentang hari pertama masuk sekolah yang ditujukan kepada Gubernur,Bupati dan Wali Kota terkait kampanye pentingnya peningkatan kepedulian orang tua siswa terhadap lembaga pendidikan mendapat afresiasi para kepala sekolah yang ada dilingkungan UPTD Pendidikan PAUD/SD Kecamatan Banyusari.
Menurut Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Banyusari,Satori,S.Pd kepada Spirit Jawa Barat mengatakan,dalam surat edaran terkait hari pertama masuk sekolah pada tanggal 18 Juli 2016 mendatang. Dimaksud untuk mendorong interaksi para orang tua siswa dengan pihak sekolah,khususnya pendidikan sekolah dasar mengingat usia anak SD masih dianggap dini yang masih membutuhkan kehadiran orang tua. Selain itu untuk menjalin komitmen bersama dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar selama disekolah.
“Inti dari surat edaran itu,mengajak kepada kita semua untuk lebih meningkatkan kepedulian dalam penyelenggaraan pendidikan disekolah,” terangnya ketika ditemui disekolah saat persiapan masuk sekolah tahun ajaran baru,Sabtu (16/7).
Dengan adanya surat edaran tersebut,diharapkan para orang tua siswa kelas satu bisa mengantarkan anak-anaknya kesekolah pada hari pertama dan seterusnya. Pada akhirnya orang tua dengan guru dapat bersilaturahmi untuk menghasilkan sebuah komunikasi dalam meningkatkan mutu pendidikan.
“Maka kami anggap hal penting. Dengan ini orang tua dan guru bisa terus berkomunikasi. Untuk mencapai mutu pendidikan yang lebih maksimal lagi.” Kata Kepala SDN 1 Gempol tersebut.
Selanjutnya,pentingnya orang tua mengantar anak kesekolah selain memberikan dukungan moral kepada anak sekaligus mengontrol anak saat bermain maupun membeli jajanan sekolah pada jam istirahat. Dan orang tuapun dapat melihat anaknya saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.
“Akan lebih terkontrol,anak saat didalam kelas maupun diluar kelas. Sehingga,guru tidak terlalu fokus dalam mengawasi siswa pada saat jam istirahat. Karena ada orang tuanya,” katanya mengakhiri perbincangan. (wan)