BEKASI, Spirit – Kenaikan harga beberapa komoditi keperluan masyarakat mulai dirasakan. Kondisi ini sepertinya menjadi hal rutin saat menjelang Bulan Ramadhan. Beberapa harga melonjak hingga mencapai hampir 300 persen dari harga sebelumnya. Komoditas barang yang sering mengalami kenaikan harga antara lain Cabe merah, wortel, telor hingga daging sapi.
Mengantisipasi hal itu, Pemerintah Kota Bekasi akan terus melakukan pemantauan dini.
Kepala Dinas Perekonomian Rakyat (Dispera) setempat, Ahmad Iman mengaku sampai saat ini situasi harga-harga masih cenderung normal dan belum ada laporan terkait kenaikan harga. “Stock opname beberapa komoditi aman dan hingga kini belum ada kenaikan terkait laporan Kepala Pasar,” kata Iman pada Spirit Jawa Barat, Selasa (17/5).
Kadispera memprediksikan, akan terjadi gejolak harga menjelang puasa. “Kita akan kawal agar kenaikan itu masih dalam koridor stabil. Tapi jika ada temuan pedagang yang menimbun barang akan ditindak dan alasan inilah Operasi Pasar akan segera dilakukan oleh dinas pasar,” papar Iman.
Selanjutnya, Iman menyodorkan terobosan sebagi solusi alternatif. “Prioritas dengan terobosan ke arah itu kita bekerjasama dengan Bank Syariah dalam permodalan agar peran tengkulak berkurang,” terang mantan pejabat Kadisnaker ini.
Akses modal di pasar simpulnya koperasi.
Dengan demikian, kata dia, jika harga barang bisa standar atau lebih murah akan mengurangi Pedagang Kaki Lima (PKL), dengan bergabung ke dalam lingkungan pasar, menakala harganya pun relatif sama. (kos)