PURWAKARTA, Spirit
Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Purwakarta Fuad BM mengakui dirinya terlambat mendaftar ke Gerindra sebagai Bakal Calon (Balon) Bupati/Wakil Bupati 2018 yang akan datang. Fuad menilai pembukaan pendaftaran balon yang dilakukan Gerindra Purwakarta terlalu cepat, sehingga dirinya tidak sempat mendaftar.
“Saat itu saya mendengar ada pembukaan pendaftaran bakal calon, kemudian saya menyiapkan berkas-berkas pencalonan. Saat semua berkas sudah siap, DPD Gerindra Purwakarta sudah menutup pendaftaran,” ujar Fuad BM, saat dilapangan Bungursari usai acara save Rohinnya.
Walaupun terlihat sedikit kecewa, namun Fuad BM bersama gerbongnya tetap akan menentukan sikap kemana akan memilih pada saat Pilkada nanti.
“Saat ini semua calonkan belum jelas, baik ditingkat Provinsi maupun ditingkat Kabupaten. Nanti kalau semuanya sudah jelas baru kita menentukan pilihan,” tambah Fuad.
Perlu diketahui, untuk para buruh yang tergabung dalam FSPMI jumlah seluruhnya sekitar 15.000 orang, hal itu tentu bukan massa yang sedikit karena pasti akan menjadi rebutan para balon bupati yang akan bertarung di Pilkada nanti.
“Kalau jumlahnya mencapai belasan ribu orang, belum keluarganya ya tinggal dihitung aja. Untuk masalah militansi buruh sudah tidak diragukan lagi terutama FSPMI, semua bergerak satu komando,” beber Fuad BM.
Ribuan buruh hari ini, Minggu (16/9) padati lapangan sepak bola bungursari, menurut Fuad jumlah buruh yang hadir di acara Konser Amal Selamatkan Palestina dan Rohingya mencapai 3000 buruh.
Masih ditempat yang sama, panitia penyelenggara Ade Supyani, bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan kemanusiaan yang bertujuan untuk saling membantu sesama muslim.
“Saudara-saudara kita sesama muslim saat ini tengah membutuhkan uluran tangan kita, terutama para muslim yang berada di Rohingya,” singkat Ade Supyani. (Joe)