Hanafi: PNS atau Warga Mampu jangan Pakai Gas 3 Kilogram

KARAWANG, Spirit – Menanggapi keluhan di media sosial facebook terkait kelangkaan gas 3 kilogram beberapa waktu yang lalu, Kepala Dinas Perdagangan, Industri, Tambang dan Energi, Ir. H. Hanafi, MM, menanggapi dengan serius bahwa hal itu terjadi karena lonjakan permintaan dari konsumen.

Menurut dia, kuota gas 3 kilogram untuk Kabupaten Karawang tidak ada pengurangan sama sekali dan pasokan pun normal. Sehingga pastinya ada penyebab lain yang membuat kelangkaan gas bersubsidi tersebut di masyarakat.

“Tidak ada pengurangan kuota, pasokan lancar dan tidak tersendat. Bilamana ada temuan dilapangan yang tidak wajar, bisa langsung melapor ke saya”, tegasnya saat dikonfirmasi oleh Spirit Jawabarat melalui pesan singkat Whatsapp.

Dari serangkaian kelangkaan gas 3 kilogram itu, hanafi memberikan himbauan kepada para PNS dan masyarakat mampu untuk tidak menggunakan gas 3 kilogram untuk keperluan sehari-hari. Karena gas 3 kilogram hanya untuk masyarakat yang kurang mampu itulah alasan kenapa gas tersebut disubsidi oleh pemerintah.

” Saya berharap agar PNS dan masyarakat tidak mampu untuk tidak menggunakan gas 3 kilogram, karena gas tersebut bersubsidi dan peruntukkannya untuk kalangan kurang mampu, dan saya juga akan berusaha berdiskusi dengan Bupati Karawang mengenai regulasi atau edaran agar PNS tidak menggunakan gas 3 kilogram”, Ujar pria keturunan Padang tersebut.

Ditambahkannya, PNS harus bisa memberikan contoh kepada masyarakat untuk tertib dalam menaati aturan pemerintah. Sehingga masyarakat mampu juga bisa lebih bijak untuk tidak menggunakan gas 3 kilogram dan pindah ke gas non subsidi.

” Saya juga mendengar kabar bahwa di beberapa perumahan masih banyak yang menjual gas 3 kilogram bersubsidi, padahal seharusnya mereka adalah golongan mampu yang tidak menggunakan gas 3 kilogram”, pungkasnya. (ark)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *