KARAWANG, Spirit
Sedikitnya 8 siswa SMPN 1 Kutawaluya diamankan di Mapolsek Rengasdengklok, Sabtu (27/2). Siswa tersebut terpaksa digelandang petugas, lantaran kedapatan membawa sejumlah senjata tajam jenis gear sepeda motor yang dimodifikasi.
Menurut keterangan Nono, anggota Polsek Rengasdengklok, ke 8 pelajar tersebut terjaring razia saat sedang nongkrong di daerah Cikelor Desa Amansari Kecamatan Rengasdengklok, pada jam sekolah dan memakai seragam sekolah.
“Saat razia kami melihat kerumunan siswa SMP yang masih jam pelajaran sekolah sedang nongkrong, untuk mencegah aksi tawuran yang sering terjadi kami segera memeriksa para siswa dan salah seorang ternyata benar membawa gear sepeda motor yang biasa dipakai untuk tawuran pelajar, mendapati hal itu kami segera membawanya ke kantor untuk menjalani pemerikasaan,” ungkap Nono ke Spirit Karawang, Sabtu (27/02).
Namun saat dimintai keterangan oleh Polsek ke 8 siswa mengelak telah membawa gear tersebut, menurutnya gear tersebut milik teman mereka yang kabur. Nono menganggap hal yang dilakukan para remaja merupakan salah satu tindak kenakalan. Maka pihak Polsek berencana memanggil guru dan orang tua mereka untuk memberikan efek jera. Selanjutnya para pelajar tersebut disuruh membuat surat pernyataan tidak akan mengulang perbuatannya lagi.
“kedepannya para orang tua dan guru memberikan perhatian lebih kepada mereka supaya tidak terjadi lagi. Dalam razia tersebut tidak ditemukan obat-obatan ataupun minuman beralkohol, “ujarnya.
Sementara Dadan (14) salah satu pelajar yang terjaring razia, berkilah ia dan teman-temannya sedang nongkrong saja karena bimbel yang biasa diikutinya batal.
“Bimbelnya tidak jadi pak, jadi saya nongkrong sama teman-teman,” ucapnya. (cr5)
Caption -Pelajar SMPN 1 Kutawaluya saat diamankan di Mapolsek Rengasdengklok