Akibat Jalan Rusak Pedagang Soto Terguling

 

CILAMAYA WETAN, Spirit – Kecelakaan yang disebabkan kondisi jalan rusak kembali terjadi di ruas jalan Desa Tegalwaru Kecamatan Cilamaya Wetan tepatnya samping klinik Asifa. Kali ini kecelakaan tersebut menimpa seorang pedagang soto ayam keliling. Akibat ban roda gerobaknya terperosok di lubang jalan yang tergenang air di jalan rusak, dagangannya ludes tidak terjual. Kejadian itu terjadi pada Sabtu (3/12) siang sekitar pukul 14.00 Wib.

Manan (55) pedagang sotokeliling, saat itu sedang menjajakan dagangan dan tidak mengetahui jika kondisi jalan yang dilalui berlubang karena tergenang air. Pada saat roda dagangannya masuk ke genangan air, tiba-tiba gerobaknya oleng hingga terguling.

“Baru keluar rumah mau ngider. Tidak tahu kalau jalan itu berlubang, kondisinya tergenang air jadi tidak kelihatan ada lubang atau tidak. Tahu-tahu terguling aja gerobak dagangan saya,” katanya saat ditanya Spirit Jawa Barat di lokasi kejadian.

Kata dia, akibat kecelakaan ini dirinya mengalami kerugian besar. Selain semua dagangannya tumpah, juga mangkuk dan kaca grobak pada pecah. Padahal kata dia, seharusnya kecelakaan ini tidak perlu terjadi bila pemerintah memperhatikan kondisi jalan. Walaupun diakuinya, ini merupakan musibah tapi sudah jelas penyebabnya akibat jalan rusak berlubang.

“Kalau sudah kejadian seperti ini siapa yang akan bertanggungjawab. Apa pemerintah mau mengganti kerugian saya. Harusnya jalan itu cepet diperbaiki jangan dibiarkan aja,” katanya.

Menurut saksi mata warga setempat, Mukhtarom mengatakan, saat itu terdengar suara orang minta tolong. Ketika keluar rumah terlihat pedagang soto yang biasa keliling di wilayah tersebut gerobak dagangannya terguling di pinggir jalan. Tambah dia, jalan yang berlubang itu sudah banyak makan korban, hanya saja belum ada yang sampai meninggal. Dikisahkannya, pada suatu malam terdengar suara benda jatuh, ketika di lihat ternyata pengendara sepeda motor terjungkal di lokasi itu dan dilarikan kerumah sakit.

“Sudah banyak korbannya.Tapi anehnya UPTD Bina marga setempat tidak tanggap, terbukti jalan itu belum juga diperbaiki. Kami tidak habis pikir, apa nunggu korban jiwa dulu atau apa,” katanya. (wan)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *