Purwadana Komitmen Majukan Sepakbola

KARAWANG, Spirit – Desa Purwadana, Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang, rutin menggelar kompetisi sepakbola Liga Purwadana dalam 22 tahun terakhir ini. Hal itu dilakukan sebagai komitmen untuk ikut membantu memajukan persepakbolaan di Karawang.
Kepala Desa Purwadana, H. Endang Heryana, mengatakan bahwa Liga Purwadana sudah digelar pihaknya sejak tahun 1994. Saat itu, lanjut dia, kompetisi yang khusus diikuti klub-klub sepakbola se- Desa Purwadana masih bernama BMJSLO Cup.
“Mulai 1996 hingga sekarang nama kompetisi diubah menjadi Liga Purwadana. Dan musim 2016 ini adalah gelaran yang kedelapan ,” ujar H. Endang Heryana, saat dihubungi Spirit Jawa Barat di kantornya, Senin (31/10).
Selain fokus membantu memajukan sepakbola Karawang melalui penjaringan pemain di akhir liga untuk dibina dalam Federasi Sepakbola Purwadana (FSP), H. Endang menjelaskan, Liga Purwadana juga digelar sebagai forum silaturahmi seluruh warga Desa Purwadana.
“Kompetisi ini juga sebagai ajang hiburan masyarakat ditengah-tengah permasalahan yang saat ini sering dirasakan seperti sembako mahal, gas langka dan lain-lain,” ucap pria kelahiran Karawang, 12 Februari 1964 silam.
Untuk diketahui, musim ini Liga Purwadana diikuti 18 tim dari 4 dusun di Desa Purwadana. Dalam kompetisi yang digelar di lapang Porget Karawang, Porget FC berhasil meraih gelar juara dan berhak mendapatkan piala bergilir Liga Purwadana, piala tetap dan uang pembinaan. Diikuti JVC FC di posisi runner up dan Dolfin FC di peringkat ketiga.
Diakhir kompetisi pihak panitia juga menetapkan pencetak gol terbanyak yang diraih Mansyur sebanyak empat gol, Agus (Porget FC), Yoga (Dolfin FC) dan Ahmad (JVC FC). Serta pemain terbaik yang dinobatkan kepada Cahya Subagja (Dolfin FC).
“Gelaran Liga Purwadana tahun 2016 telah selesai dilaksanakan bulan Oktober. Mudah-mudahan gelaran liga ini bisa memberikan manfaat seperti yang telah disebutkan dalam tujuan. Terutama mengembalikan kejayaan tiga klub asal Purawadana yang pernah mengikuti divisi 1 Persika yaitu Genpika, FSP dan juga SPBU yang juga pernah menjuarai Tengkorak Cup. Terlebih bisa melahirkan pemain-pemain yang bisa memperkuat Persika Karawang seperti Suparta Dinata dan Andika Hares Saputra di Divisi Utama 2014,” katanya. (ayi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *