CSR Perusahaan Mandeg, SMKN 1 Klari Mengeluh

KLARI, Spirit

Kendati berada di tengah lingkungan Industri, keberadaan SMKN 1 Klari masih terlihat memprihatinkan. Aliran dana Corporate Social Responsibility  CSR perusahaan mandeg kendati pihak sekolah beberapa kali meminta bantuan.

Kepala SMKN 1 Klari,  Agus Muhammad Mamar, mengatakan,  proses pembangunan Sekolah saat ini hanya mengandalkan dana pemerintah dan donasi orang tua siswa.  Kendati sedikit membantu, namun masih rasa kurang efektif  seiring target pertumbuhan sekolah yang harus disegerakan.

“Alhmdulillah dengan itu semua dapat membangun beberapa sarana pembelajaran, tapi saya akui untuk pertumbuhan sekolah ini termasuk sangat lamban. Memang miris bila kita melihat lingkungan sekolah yang dunia industr seperti ini. Sedangkan pembangunan sekolah masih jauh dari kata layak seperti ini,” ujar Agus, Senin (25/4)

Dikatakan Agus, pihak sekolah sudah berulang kali mengajukan bantuan CSR pada perusahaan, namun hingga saat ini bantuan yang di harapkan belum kunjung datang. Padahal pihak perusahan memiliki tanggung jawab pada lingkungan sekitar atas berdirinya pabrik disekitarnya.Bukan hanya tanggung jawab dalam pemulihan alam, tetapi harus membantu  penduduk sekitar dalam peningkatan sarana baik umum, pendidikan ataupun kesehatan.

“Untuk dana bantuan CSR kita sudah mengajukan berkali-kali hanya saja hingga saat ini belum ada kepastian terkait bantuan tersebut, padahal bila kita melihat peraturan perusahaan seharusnya tidak boleh menutup mata begitu saja terakait keadaan sekitar,” ucapnya.

Bukan hanya masalah dana bentuan CSR, dalam rangka penarikan tenaga kerja dari kawasan tersebut tidak ada satupun perusahaan yang bekerjasama dengan pihak sekolah untuk menyalurkan tenaga kerja lulusanya.  Jangankan CSR, untuk kerjasama penerimaan karyawan saja perusahaan di sekitar sini belum ada kerjasama bahkan kebanyakan kami malah kerjasama dangan perusahaan yang berada di luar Desa Cimahi.

“Memang bingung,  tapi mau bagaimana lagi pengajuan sudah kordinasi dengan pihak Desa. Tapi saat ini baik itu dari perusahaan ataupun aparatur Desa Cimahi belum memberikan jawaban yang diharapkan,”keluhnya.(zuh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *