Tracing Hope Foundation Peduli Penyandang Disabilitas Kabupaten Karawang

Foto-Bersama-Ketua-Yayasan-Tracing-Hope-Foundations-Bersama-Lurah-Nagasari-dan-Perwakilan-Dinsos-Karawang-400x300 Tracing Hope Foundation Peduli Penyandang Disabilitas Kabupaten Karawang
Foto Bersama Ketua Tracing Hope Foundation’s Bersama Lurah Nagasari dan Perwakilan Dinsos Karawang

BUKTI kepedulian terhadap sesama,  Tracing Hope Foundation’s memberikan bantuan kaki dan tangan palsu kepada para penyandang disabilitas di Kabupaten Karawang, bertempat di Aula Kelurahan Nagasari, Karawang, Minggu (24/09).  Setelah sebelumnya  dilakukan pengukuran pada bulan Juli 2017, sebanyak 38 orang penyandang disabilitas asal Karawang, akhirnya mendapatkan kaki dan tangan palsu dari  Tracing Hope Foundation’s.

Foto-Bersama-Ketua-Yayasan-Tracing-Hope-Foundations-Bersama-Lurah-Nagasari-dan-Perwakilan-Dinsos-Karawang-400x300 Tracing Hope Foundation Peduli Penyandang Disabilitas Kabupaten Karawang
Ketua Tracing Hope Foundation’s, Kelly Keara Tannady dan Joann Jacey Tanadi, Saat Memberikan Sambutan

Selain menyerahkan dan memasangkan kaki dan tangan palsu kepada para penyandang disabilitas, yayasan tersebut juga kembali melakukan pengukuran terhadap 51 orang penyandang disabilitas lainnya.  Targetnya sampai akhir tahun 2018, Tracing Hope Foundation’s bisa memberikan sebanyak 1000 kaki dan tangan palsu kepada yang membutuhkan.

Yayasan yang bergerak dalam bidang kemanusian tersebut sengaja mengumpulkan para penyandang disabilitas baik bawaan lahir maupun akibat penyakit atau kecelakaan yang menghilangkan kaki atau tangan mereka.  Ketua Tracing Hope Foundation, Kelly Keara Tannady dan Joann Jacey Tannady, mengatakan tujuan pemberian bantuan tersebut adalah untuk kembali membangkitkan gairah hidup para penyandang disabilitas agar bisa beraktifitas secara normal kembali.

Foto-Bersama-Ketua-Yayasan-Tracing-Hope-Foundations-Bersama-Lurah-Nagasari-dan-Perwakilan-Dinsos-Karawang-400x300 Tracing Hope Foundation Peduli Penyandang Disabilitas Kabupaten Karawang
Pemasangan Kaki Palsu Secara Simbolis Dilkukan Oleh Ketua Tracing Hope Foundation

“Dengan kaki dan tangan baru dari kami, diharapkan mereka bisa kembali menjalani hidupnya secara normal tanpa keterbatasan,” kata Kelly Keara Tannady, Minggu (24/09).

Lebih lanjut Joann Jacey Tannadi mengatakan yayasan yang baru didirikan tahun 2017 tersebut berniat terus membantu para penyandang disabilitas terutama dalam penyediaan kaki dan tangan palsu.  Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepeduliannya terhadap para penyandang disabilitas, atau mereka yang memiliki cacat fisik permanen.
“Sampai akhir tahun 2018 kami menargetkan 1000 pasang kaki dan tangan palsu bisa kami berikan kepada mereka yang membutuhkan, untuk itu kami sangat membutuhkan kerjasama semua pihak untuk bisa mendata para penyandang disabilitas yang membutuhkan bantuan,” tegasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Seksi Penyandang Disabilitas Dinas Sosial Karawang, Rita Andriani dan Kepala Balai Perlindungan Sosial Dinas Sosial Karawang, Dani Sonjaya.  Dalam kesempatan tersebut, mereka menyatakan apresiasinya terhadap Tracing Hope Foundation’s, atas kepeduliannya terhadap para penyandang disabilitas di Kabupaten Karawang.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan sosial ini, karena baru yayasan ini yang peduli terhadap nasib para penyandang disabilitas di Karawang,” terangnya.

Selain dihadiri perwakilan Dinsos Karawang, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh salah satu anggota DPRD Kabupaten Karawang, Indriani ST. Dalam sambutannya dia merasa sedih dan malu karena Pemda Karawang belum maksimal menyentuh para disabilitas.  Makanya diperlukan adanya komunikasi dan peran serta pihak lainnya untuk membantu para penyandang disabilitas, saah satunya melalui Yayasan Tracing Hope Foundation’s.

“Kami sadar Dinas Sosial Kabupaten Karawang belum bisa maksimal.  Sehingga masih banyak para penyandang disabilitas yang memerlukan bantuan, untuk bisa hidup normal kembali,

Sementara itu Lurah Nagasari, H Endeng mengungkapkan rasa terimakasihnya atas kepedulian yayasan kepada warga masyarakat yg kurang baik nasibnya tersebut.  Tanpa membedakan suku, agama dan golongan yayasan tersebut sudah ikhlas membantu orang yang membutuhkan.

“Dengan bantuan ini saya harap para penyandang disabilitas yang tidak bisa beraktivitas bisa lebih aktif dalam menjalani aktivitasnya lagi,” pungkasnya.(ist)

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *