SMAN Cilamaya Peringatan HUT PGRI ke-72

Kaki-1-1-400x300 SMAN Cilamaya Peringatan HUT PGRI ke-72

CILAMAYA, Spirit

Perayaan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-72, Selasa (28/11) diikuti oleh ratusan siswa dan guru SMAN I Cilamaya, Karawang bertempat dihalaman sekolah.

Acara dikemas dengan menampilkan kreasi seni anak didik termasuk berbagai permainan. Meski acara yang dihelat oleh pengurus OSIS SMAN Cilamaya ini serba mendadak, namun tidak mengurangi antusias para peserta kegiatan tersebut.

Kegiatan diawali dengan sambutan kepala SMAN Cilamaya, R Eman Sulaeman, meminta agar semua guru tetap menjaga solidaritas seperti yang telah tercipta selama ini. Sebab, dengan solidaritas SMAN Cilamaya akan tetap eksis dan berjuang memajukan pendidikan. Eman juga mengatakan, SMAN Cilamaya harus memiliki ciri khas tersendiri yang tidak dimiliki sekolah lain.

“Kami sangat berterima kasih kepada bapak/ibu guru yang mendukung penuh kegiatan yang dipelopori oleh anak-anak OSIS sehingga acara berjalan lancar sesuai yang diagendakan,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Eman juga mengupas berbagai persoalan pendidikan, mulai anggaran pendidikan, upaya pemerataan keikutsertaaan masyarakat dalam pendidikan, peningkatan mutu pendidikan hingga upaya peningkatan kesejahteraan guru.

Eman, bersyukur pemerintah secara bertahap telah merealisasikan sebagian dari tuntutan yang menjadi kebutuhan sekolah. Sedangkan, mengenai peningkatan mutu pendidikan, menurut Eman, dapat terwujud manakala kemampuan profesionalisme guru dan kesejahteraan guru juga ditingkatkan. Maka PGRI yang nota benenya sebagai mitra pemerintah harus diberdayakan secara profesional dengan dedikasi tinggi.

“Mari kerjasama untuk saling bahu-membahu memajukan pendidikan untuk SMAN Cilamaya agar lebih baik, profesional dan bermartabat,” katanya.

Wakasek Kesiswaan, Deddy Mulyadi, mengatakan, secara keseluruhan acara berjalan lancar. Tidak ada kendala yang cukup berarti. Sebelum acara berakhir, para undangan terlebih dulu dihibur dengan penampilan-penampilan anak didik.

“Kegiatan ini serba dadakan, artinya tidak ada persiapan husus. Waktu itu anak-anak OSIS mengajukan program ini. Ya pada saat itu juga pihak sekolah mengabulkan. Hasilnya Alhamdulillah memuaskan,” pungkasnya. (wan)

 

Comments

comments

Check Also

Pembangunan Timpang, Ade Irma Minta Pemkab Perhatikan Daerah Pelosok

BANYUSARI, Spirit Pemerataan pembangunan seperti akses jalan dan sarana infrastruktur lainnya di Kabupaten Karawang, dirasa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *