KARAWANG, Spirit
Aspirasi warga akan kebutuhan infrastruktur dan pendidikan, menjadi konsen anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, fraksi Gerindra, Gina Fadlia Swara yang lakukan reses terakhirnya pada masa reses tahundi Desa Cintalanggeng Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, Selasa (12/12). Acara yang digelar di halaman Desa Cintalanggeng itu dihadiri Masyarakat Desa Cintalanggeng, tokoh masyarakat, kepala Desa Cintalanggeng, dan beberapa kepala Desa di Kabupaten Karawang.
Gina mengatakan, Kunjungannya saat ini merupakan kunjungan yang kelima atau terakhir kalinya masa reses tahun 2017. Kehadirannya guna bersilaturahmi dengan warga masyarakat dan menjaring ASMARA (Aspirasi Masyarakat).
“Saya ucapkan terimakasih kepada masyarakat Desa Cintalanggeng yang telah menyempatkan dirinya untuk menghadiri acara ini, dan seperti 4 daerah yang lainnya di Kabupaten Karawang, Infrastruktur jalan dan masalah pendidikan terutama Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), menjadi keluhan terbanyak dalam reses saya di Kabupaten Karawang ini,” jelasnya.
Ia mengatakan, mengenai infrastruktur berupa jalan, sangat berpengaruh sekali terhadap perekonomian warga. Dengan adanya infrastruktur yang bagus membuat aktivitas masyarakat menjadi lebih baik.
“Sedikitnya merealisasikan keinginan masyarakat terkait infrastruktur jalan. Saya akan berusaha melakukan pemerataan pembangunan dan pemerataan ekonomi melalui aspirasi saya, sehingga tidak terjadi ketimpangan sosial ditengah masyarakat, untuk pendidikan saya akan coba berkomunikasi dengan kawan-kawan di Komisi V DPR Provinsi Jawa Barat,’ Ucapnya.
Ia pun menjelaskan terkait 2 titik aspirasinya yang dialihkan oleh seorang oknum guru PNS, dirinya mengaku tidak mengetahui sama sekali terkait pemindahan titik aspirasi berupa jembatan yang dilakukan seseorang dan sampai menimbulkan konflik ditengah masyarakat.
“Tentang pemindahan titik aspirasi saya tidak mengetahuinya, yang jelas saya memperjuangkan aspirasi tersebut hingga terealisasi, dan untuk urusan yang lainnya silahkan tanyakan kepada oknum yang bersangkutan dan kepala desanya,” tegas Gina.
Gina menambahkan untuk kedepan dirinya akan terus memantau semua aspirasi yang dirinya perjuangkan agar kejadian serupa tidak terulang
“Yang jelas saya peringatkan kepada semua TIM saya untuk tidak main-main dalam memperjuangkan hak masyarakat, dan kedepannya apabila ada tindakan-tindakan seperti itu terulang saya pastikan akan ada sanksi yang tegas dari saya,” pungkasnya.
Sebelumnya  diberitakan Spirit Jawa Barat tentang pengalihan dua titik pembangunan jembatan aspirasi Gina Fadlia Swara oleh seorang oknum guru PNS, dibuktikan dengan adanya draft usulan bantuan keuangan untuk Kabupaten / Kota  yang ganda. (dar)