Paguyuban Macan Kumbang Ontrog UPTD PUPR Rengasdengklok

Kaki-2-400x225 Paguyuban Macan Kumbang Ontrog UPTD PUPR Rengasdengklok

RENGASDENGKLOK, Spirit

Massa yang merupakan warga desa Mulyajaya Kecamatan Kutawaluya dan Ormas Macan Kumbang ontrog (datangi) Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) wilayah VII kecamatan Rengasdengklok, Selasa (5/12).

Massa menyampaikan permintaan pembangunan infrastruktur di desanya. Pasalnya pembangunan hingga saat ini belum direalisasi sehingga, akhirnya hari ini mendatangi intansi yang berhubungan dengan keluhan masyarakata, dianggap menganak tirikan tidak seperti di daerah lain perbaikan jalan terus dilakukan.

Dalam Orasinya ketua umum Ormas Macan Kumbang yang juga Kepala Desa Mulya Jaya Endang mengatakan keprihatinan terhadap kondisi infrastruktur di wilayahnya kurang perhatian Pemda Karawang karena hal tersebut maka mendatangi UPTD PUPR Rengasdengklok bersama masyarakat tujuannya agar aspirasi masyarakatnya segera direalisasi.

“Berbagai upaya sudah kami tempuh baik pengajuan melalui proposal maupun menyampaikan secara langsung pada intansi terkait namun hingga kini belum juga direalisasi sedangkan di daerah lain terus di bangun, pemerintah kabupaten karawang seperti  tidak peduli dengan desa kami” ujarnya, Selasa (5/12).

Ia mengatakan dalam hasil perundingan pihaknya dengan kepala UPTD PUPR wilayah VII, Asep Saepul Ali, dan dihadiri kapolsek Rengasdengklok dan anggota koramil 0404 Rengasdengklok, kepala uptd sesuai janjinya bahwa desa Mulyajaya akan diberi pengerasan sepanjang 600 meter. Namun sudah 1 bulan tidak ada realisasinya, sehingga massa datang menagih janji tersebut.

“Tadi saya sampaikan kepada kepala UPTD, minta waktu 1 minggu katanya untuk mengajukan, merealisasikan janji yang pengerasan itu, tahun 2017,” ucapnya.

Ketika 1 minggu tidak bisa diselesaikan, lanjut dia, pihaknya beserta warag desa Mulyajaya akan melanjutkan dengan mendatangikantor pusat Dinas PUPR kabupaten Karawang.

“Kami akan tetap menuntut, sebagai warga negara, karena anggaran 2017, untuk desa Mulyajaya sama sekali tidak mendapatkan bantuan dari anggaran fisik untuk Tahun 2017 ” tegasnya.

Untuk diketahui pemerinta desa Mulyajaya sudah mengajukan sebanyak 23 proposak yang diberikan kepada UPTD PUPR wilayah VII, Dinas PUPR Karawang, dan dewan dari Dapil 2. Dengan titik kerusakan jalan, jalan poros desa desa Muyajaya-Amansari ,dan jalan desa Mulyajaya – Sindangmulya.

“Sama sekali jalannya seperti kubangan kerbau sudah ga pantes, desa kami desa yg dekat kota, jalannya seperti ini,” pungkasnya.

Sementara itu, kepala UPTD PUPR wilayah VII, Asep Saepul Ali, mengatakan, permintaan dari kepala desa Mulyajaya, minta direalisasikan di tahun 2017 sekarang. Sesuai dengan proposal yang sudah diajukan.

“Semua proposal sudah di cek, bahkan pengecekan ke lapangan langsung dengan pa camat. Kami belum ada jawaban dari Dinas di Kabupaten, kami hanya bisa menyampaikan apa yg menjadi harapan kepala desa kepada PUPR kabupaten,” ucapnya. (dar)

Comments

comments

Check Also

Pembangunan Timpang, Ade Irma Minta Pemkab Perhatikan Daerah Pelosok

BANYUSARI, Spirit Pemerataan pembangunan seperti akses jalan dan sarana infrastruktur lainnya di Kabupaten Karawang, dirasa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *